IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Menteri ESDM : UP3I untuk Awasi dan Kendalikan Pembangunan Infrastruktur

Menteri ESDM : UP3I untuk Awasi dan Kendalikan Pembangunan Infrastruktur

Written By Indopetro portal on Monday, 29 February 2016 | 15:28

indoPetroNews.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) saat ini sedang gencar-gencarnya melakukan upaya perbaikan APBN. Hal tersebut ditegaskan Menteri ESDM, Sudirman Said.

“Sejak tahun 2015, Kementerian ESDM mulai membentuk unit khusus yaitu Unit Pengendalian dan Pemantauan Pembangunan Infrastruktur (UP3I) yang bertugas mengawasi dan mengendalikan pembangunan infrastruktur yang didanai dari APBN,” kata Sudirman di acara penandatanganan sejumlah proyek infrastruktur ESDM senilai 3,04 triliun, yang dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Senin (29/2/2016) di Jakarta.

Di samping itu, pihaknya juga telah mengangkat Pejabat Pengelola Pengadaan tidak terikat tahun anggaran, dan secara intens membahas pengelolaan APBN 2015 ditingkat pimpinan.

Kontrak infrastruktur strategis yang ditandatangani hari ini yang terdiri atas atas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG), Jaringan Gas, Pipa Gas, Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH), Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLT Sampah), Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLT Biogas) yang tersebar di berbagai lokasi di Indonesia. Di antara kontrak tersebut terdapat satu kontrak dengan nilai terbesar yaitu pembangunan Jaringan Gas Prabumulih yang berlokasi di Sumatera Selatan dengan nilai kontrak Rp 493 miliar dan satu kontrak terjauh yaitu PLTS 2 Megawatt yang berlokasi di Manokwari, Papua Barat dengan nilai Rp 57 miliar.

“Pelaksanaan pembangunan infrastruktur strategis ini akan mempermudah akses masyarakat terhadap energi, seperti listrik dan gas, serta pemerataan distribusi energi di Indonesia”, lanjut Menteri ESDM.

Selain melalui metode pelelangan, metode yang jugadipilih dalam pelaksanaan kontrak kegiatan infrastruktur strategis ini adalah dengan menggunakan Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2015 tentang Penugasan Pemerintah kepada BUMN.

Adapun BUMN yang menerima penugasan tersebut adalah PT Pertamina (Persero), PT PGN (Tbk), PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero), PT LEN Industri (Persero), PT Sucofindo, PT INTI (Persero), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Surveyor Indonesia, PT Nindya Karya (Persero), PT Rekayasa Industri, dan PT Energi Manajemen Indonesia (Persero).

Dalam pelaksanaannya, Menteri ESDM berpesan agar semua pihak terkait untuk bekerja sesuai dengan fungsi yang telah ditentukan.

“Agar pelaksanaan kontrak yang telah ditandatangani hari ini berjalan lancar, saya kembali mengingatkan kepada para pengelola anggaran untuk bekerja sesuai ketentuan, para rekanan bekerja sesuai dengan spesifikasi dan waktu yang telah ditentukan, serta para penerima manfaat untuk memberi kemudahan dalam hal perizinan, mengawasi pelaksanaan dan memanfaatkan hasil pekerjaan sesuai dengan fungsinya”, tegas Menteri ESDM.

“Dengan penataan yang lebih baik, dan didukung pengawasan yang lebih baik juga, seperti yang diungkapkan oleh8 Presiden, tentu kita berharap realisasi anggaran Kementerian ESDM tahun 2016, yaitu di atas 90%, dapat tercapai”, tandas Sudirman. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login