IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Pertamina Akui Akuisisi Saham ExxonMobil di Aceh

Pertamina Akui Akuisisi Saham ExxonMobil di Aceh

Written By Indopetro portal on Friday, 19 February 2016 | 10:23

indoPetroNews.com-Pertamina kembali melebarkan sayapnya di bisnis minyak dan gas (migas). Kali ini, perusahaan plat merah ini mengakuisisi 100% saham Exxon Mobil di blok B dan NSO Aceh.

Wianda Pusponegoro, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) mengakui Pertamina telah mendapatkan persetujuan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) untuk mengakuisisi

“Pertamina memandang perlu untuk masuk sebelum kontrak berakhir tahun 2018 karena untuk menjaga kesinambungan dan tingkat produksi,”kata Wianda kepada indoPetroNews.com Jumat (19/2/2016). Dari hasil akuisisi, Pertamina tidak mengeluarkan dana.

Malah, lanjut Wianda, pihak ExxonMobil memberikan dana untuk memenuhi kewajibannya dalam penyelesaian SDM di fasilitas Arun. “Dalam perjanjian akuisisi bahwa semua outstanding audit matter disepakati tetap menjadi tanggung jawab Exxon Mobil,”papar Wianda.

Rupanya pihak ExxonMobil Indonesia pun merespon persoalan ini. Erwin Maryoto, vice president public & government affairs ExxonMobil Indonesia, mengamini bahwa ExxonMobil telah mengalihkan hak penyertaan PSC Blok North Sumatra Offshore dan Blok B kepada Pertamina, serta menjual saham di PT. Arun yang mengoperasikan fasilitas LNG Arun.

“Pertamina akan mengoperasikan fasilitas-fasilitas tersebut dan memerlukan dukungan dari sejumlah besar pekerja. Kami bekerja bersama dengan Pertamina untuk meminimalkan dampak dan memastikan transisi berjalan lancer,”kata Erwin Maryoto. ExxonMobil, lanjut Erwin, tetap berkomitmen pada Indonesia.

Sebagai informasi, pengalihan hak partisipasi ExxonMobil di Blok B dan Blok NSO mulai berlaku pada 1 Oktober 2015. Artinya, Pertamina resmi menjadi operator dua blok tersebut.

Blok B tercatat memiliki cadangan minyak sebesar 3.343 million stock tank barrels (MTSB) dan cadangan gas sebesar 104 miliar kaki kubik (Billions of Standard Cubic Feet/BSCF).


Sedangkan Blok NSO memiliki cadangan minyak sebesar 272 MTSB dan cadangan gas 92 BSCF. ExxonMobil menjadi operator kedua blok tersebut hingga kontraknya berakhir tahun 2018. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login