IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Sudirman Said Perkirakan Harga Minyak Mentah Bisa US$ 40 per Barel

Sudirman Said Perkirakan Harga Minyak Mentah Bisa US$ 40 per Barel

Written By Indopetro portal on Friday, 19 February 2016 | 17:03

indoPetroNews.com-Kesepakatan negara-negara kaya produsen minyak di dunia ( Arab Saudi, Rusia, Venezuela, dan Qatar) yang berencana menahan produksi minyaknya diharapkan dapat kembali mendongkrak harga minyak mentah.

"Mereka bertiga sepakat untuk freeze (tahan produksi). Artinya, menjaga produksi tidak menambah lagi. Saya membayangkan mungkin setahun ke depan, akan ada rebound meskipun tidak akan terlalu tinggi. Banyak prediksi tahun 2017 ketika mereka sudah capek berantem, banting-membanting, mungkin akan ketemu keseimbangan," kata Menteri ESDM, Sudirman Said, dalam acara jumpa pers di Jakarta, Jumat (19/2/2016).

Sudirman berharap, kesepakatan tersebut akan menciptakan keseimbangan baru yang tidak mematikan bisnis hulu migas, namun juga tidak menciptakan krisis karena harga yang terlampau tinggi. "Saya kira harus ketemu keseimbangan yang sehat," kata mantan Dirut Pindad ini.

Sudirman memperkirakan, harga minyak bisa naik ke level US$ 40 per barel dengan adanya kesepakatan dari 4 negara ini. "Taksiran saya US$ 30-40 per barel lebih realistislah kalau Iran ikut serta dalam freeze ini. Syukur-syukur ada persetujuan lebih lanjut rapat khusus OPEC bahas ini," katanya..

Bangkitnya harga minyak ini membawa implikasi positif maupun negatif bagi Indonesia. Pendapatan negara dari sektor migas tentu akan terdongkrak naik, namun Indonesia sebagai net importir minyak bumi tentu juga akan terbebani oleh kenaikan harga minyak. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login