IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » BBM Dikenakan Cukai, Konversi Minyak ke Gas Diprediksi Mulus

BBM Dikenakan Cukai, Konversi Minyak ke Gas Diprediksi Mulus

Written By Indopetro portal on Wednesday, 30 March 2016 | 16:42


indoPetroNews.com-Ada beberapa persoalan yang menyumbat kelancaran program konversi minyak ke gas bumi. Salah satunya adalah harga minyak yang rendah. Hal tersebut diungkapkan Direktur Pemasaran PT Pertamina (Persero), Ahmad Bambang.

Seperti diketahui, saat ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mewacanakan pengenaan cukai untuk Bahan Bakar Minyak (BBM). Rencana pengenaan cukai tersebut sedang dikaji Badan Kebijakan Fiskal (BKF) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan.

Pengenaan cukai dipastikan membuat harga BBM menjadi lebih mahal. Disamping itu, imbasnya bakal membuat program konversi BBM ke bahan bakar gas (BBG) bisa berjalan lebih kencang.

"Sebab, harga BBG menjadi jauh lebih murah dibanding BBM," kata Ahmad Bambang kepada indoPetroNews.com di Jakarta.

Sebagai perbandingan, ungkap Bambang, BBG jenis V-Gas dijual oleh Pertamina dengan harga Rp 5.100/liter setara premium (lsp), sedangkan harga BBM jenis Premium periode 1 Januari 2016-30 Maret 2016 adalah Rp 7.050/liter.

Selisih sebesar Rp 1.950/liter dinilainya masih terlalu sedikit. Bila selisihnya lebih besar lagi, Ahmad yakin masyarakat lebih terdorong untuk beralih ke BBG.

"Agak sulit kita mendorong orang ke gas, sementara perbedaan harganya nggak terlalu jauh. Kita jual BBG Rp 3.500/lsp, V-Gas Rp 5.100/lsp, dengan BBM murah bedanya nggak banyak. Kalau ada tax kita berharap BBM jadi lebih tinggi lagi," kata Ahmad Bambang.

Ahmad Bambang mengutarakan bahwa pengenaan cukai BBM adalah kebijakan yang sudah diterapkan di berbagai negara untuk mengurangi ketergantungan terhadap minyak bumi. Peraturan perundangan di Indonesia memungkinkan kebijakan tersebut juga dilakukan di Indonesia.

"Ada dasar hukum yang memungkinkan, yakni UU Lingkungan Hidup. BBM itu di negara-negara maju kena environment tax, di kita belum," kata Ahmad Bambang.

Sementara itu, Goro Ekanto, Kepala Pusat Kebijakan Pendapatan Negara BKF Kementerian Keuangan, selain untuk menambah penerimaan cukai, pengenaan cukai untuk kedua produk itu untuk menekan perilaku masyarakat dalam konsumsi BBM. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login