IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Harga Minyak Mentah Hari Ini Kembali Lunglai

Harga Minyak Mentah Hari Ini Kembali Lunglai

Written By Indopetro portal on Wednesday, 30 March 2016 | 09:36

indoPetroNews.com-Pada perdagangan Rabu pagi (30/3/2016) harga minyak dunia kembali turun 3 persen setelah sebelumnya mengalami reli selama dua bulan. Penurunan harga minyak disebabkan investor mulai fokus ke harga minyak sebagai penggerak bursa, seiring naiknya produksi Kuwait dan Arab Saudi.

Selain itu, harga minyak tercatat turun seiring pernyataan pimpinan Federal Reserve Janet Yellen yang menyatakan bahwa investor melihat outlook suku bunga di Amerika Serikat (AS) terlihat dovish.

Perdagangan berjangka brent LCOc1 ditutup turun 1,13 dollar AS pada level 39,14 dolllar AS per barel, sementara crude CLc1 ditutup turun 1,11 dollar AS ke level 38,28 dollar AS per barel.

Harga minyak turun setelah data industry American Petroleum Institute menyatakan ada kenaikan 2,9 juta barel untuk stok minyak mentah pekan lalu, sementara sebelumnya analis memperkirakan akan ada stok sebanyak 3,3 juta barel.

Keputusan Kuwait dan Arab Saudi untuk mengatur ulang produksi minyaknya, menghasilkan kesepakatan penghentian produksi di sumur minyak bersama mereka di Khafji, yang merupakan wilayah perbatasan dua negara, yang berkapasitas 300.000 barel per hari. Hal ini mendorong penjualan minyak oleh trader.

Namun, para analis mempertanyakan bagaimana kesepakatan Khafji selaras dengan janji oleh Arab Saudi dan Kuwait untuk mematuhi perjanjian potensial produsen-produsen utama untuk membatasi produksi. Produsen-produsen utama menetapkan untuk bersidang di Qatar pada April.

Menurut tim Evans, analis di Citi Futures, pembekuan boleh jadi diuji oleh Khafji, "Tanpa beberapa klarifikasi yang menyatakan bahwa keseluruhan produksi tidak akan meningkat, sekalipun ide pembekuan mungkin tidak bertahan," kata Evans.

Gary Cunningham, manajer riset pasar di Tradition Energy, mengatakan bahkan jika kesepakatan antara produsen-produsen besar diberlakukan dan dihormati, "Anda masih akan memiliki kelebihan yang cukup."

Harga minyak menguat sedikit menyusul pidato Ketua Federal Reserve Janet Yellen yang mengisyaratkan pendekatan hati-hati untuk kenaikan suku bunga AS lebih lanjut, menekan dolar. Dolar yang lebih lemah mendukung harga minyak, tetapi analis mengatakan dampak itu tidak cukup untuk mengimbangi kekhawatiran tentang kelebihan pasokan di pasar minyak. (Sofyan)



Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login