IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Harus Ada Titik Kompromi Pengelolaan Blok Masela

Harus Ada Titik Kompromi Pengelolaan Blok Masela

Written By Indopetro portal on Tuesday, 22 March 2016 | 07:12

indoPetroNews.com-Pengelolaan gas bumi Blok Masela dengan skema darat (onshore) maupun  laut (offshore), dua-duanya bagus. “Tapi kalau dipaksakan harus laut, atau harus darat akan terjadi kontroversi. Argumentasinya pun akan berlarut-larut,” Susilo Siswoutomo, mantan Wakil Menteri Energi  dan Sumber Daya Mineral (ESDM) periode 2013-2014 kepada indoPetroNews.com di Jakarta.  

Susilo mengusulkan untuk dilakukan kompromi. Kompromi itu berdasarkan apa yang memang bisa dilakukan. Pertama, cadangannya cukup. Kedua, masing-masing pihak (kontraktor Shell dan Inpex) dan pemerintah mempunyai pengalaman. Shell membangun FLNG Prelude dengan kapasitas 3.6 dan konstruksinya juga sudah jadi.  “Kalau dia disuruh membangun tentunya tidak akan keberatan,” ucap Susilo.   

Sementara itu, bangsa kita sudah berpengalaman membangun, mengoperasikan dan memelihara 4 LNG di darat, yaitu Arun, Bontang, Tangguh dan Donggi Senoro. “Jadi, juga tidak dapat dibantah,” tegas Susilo. Karena itu, Susilo berharap, agar dua-duanya harus diakomodir.

Namun demikian, kepentingan bangsa dan negara harus ditempatkan paling utama. “Berikut juga keterlibatan pihak daerah. Karena multiplayer effect  dari pembangunan yang harus diperhatikan dan dijalankan,” tandas Susilo, sembari mengimbuhkan bahwa kontraktor Blok Masela, Shell dan Inpex juga harus mendapatkan return yang wajar. (Sofyan)  
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login