IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , » KEK Sei Mangkei Siap Jadi Green Economic Zone

KEK Sei Mangkei Siap Jadi Green Economic Zone

Written By kusairi kusairi on Saturday, 19 March 2016 | 21:01


petroGreen.indoPetroNews.com -  Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei siap menjadi Green Economic Zone  (GEZ) pertama di Indonesia. Berbagai fasilitas pendukung berstandar internasional tengah disiapkan untuk mendukung target tersebut. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) secara gencar melakukan berbagai promosi ke belahan dunia untuk menarik minat investasi kedalam KEK Sei Mangkei.

Hal itu ditegaskan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumut Tengku Ery Nuradi usai bertemu dengan Sekretariat Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus, di Medan, Sabtu (19/03/2016).

“Kami siap mewujudkan KEK Sei Mangkei menjadi Green Economic Zone di Indonesia,” ujarnya.

Menurut dia, sukses pembangunan dan keberlanjutan KEK Sei Mangkei sangat terkait dengan penerapan prinsip-prinsip green economic atau ekonomi hijau. Prinsip itu telah menjadi kebutuhan dunia usaha dan masyarakat saat ini dan di masa depan. Karena itu, jelas dia, pihaknya akan menjaga investasi di KEK Sei Mangkei merupakan industri yang mengedepankan prinsip-prinsip green economic.

“Untuk mewujudkan target itu, maka Pemerintah Provinsi Sumut akan mendukung penuh seluruh langkah-langkah yang dibutuhkan. Termasuk berbagai regulasi yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Sumut,” papar Tengku.

Tarik Investasi

Senada dengan itu, Direktur Perencanaan dan Pengembangan PTPN 3 Alexander Maha mengungkapkan, perwujudan Green Economic Zone sudah dimulai degan indikator berikut.

Pertama, investasi PT Unilever menggunakan bahan baku dan energi yang ramah lingkungan. Kedua, Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dan rantai pasoknya telah menerima sertifikat RSPO (Roundtable Sustainable Palm Oil) dari TUV RHEILAND. Ketiga, bekerjasama dengan PT Pertamina, akan membangun PowerPlant Biogas berkapasitas 2 MegaWatt (MW).

Geliat Investasi

Lebih jauh, jelas Alex, sebagai wujud geliat investasi dalam kawasan KEK Sei Mangkei, pihaknya juga akan membangun pabrik minyak goreng berkapasitas 600 ton crude palm oil (CPO)/tahun yang bekerjasama dengan PTPN 4. Investasi untuk plan dan bangunannya, katanya, menelan dana sebesar Rp 650 miliar dan akan dimulai pada April 2016 mendatang.

Selain itu, lanjut dia, PTPN 3 juga akan membangun pabrik ban roda dua di dalam kawasan.

“Saat ini, FS pabrik ban roda dua sudah selesai. Sehingga kami segera tawarkan kepada para mitra untuk bersama membangun pabrik itu. Dengan perkiraan investasi Rp 200 miliar,” terang Alex.

Kesiapan Kawasan

Terkait kesiapan kawasan, Alex menjelaskan, saat ini infrastruktur dalam kawasan telah rampung dikerjakan. Diantaranya, instalasi gas yang telah selesai dibangun oleh Pertagas dan gardu induk telah selesai dibangun oleh PT PLN dengan kapasitas 60 Mega Volt Amphere (MVA) yang diperkirakan mampu mensuplai listrik sebesar 30 MW.

“Selain itu, dalam kawasan KEK Sei Mangkei juga telah dibangun pembangkit listrik tenaga biomassa dengan kapasitas 2 x 3,5 MW,” papar Alex.

Selanjutnya, kata Alex, Kementerian Perindustrian juga telah membangun 4 infrastruktur meliputi jalan sepanjang 4,2 km, dry port 5300 TEUs, Tank Farm dengan total volume 11.000 ton, lalu jalur KA sepanjang 2,95 km yang terhubung dengan jalur KA existing sehingga mampu mencapai pelabuhan Belawan.

“Dan selanjutnya, jika jalur KA Bandar Tinggi–Kuala Tanjung selesai dibangun, maka semua produk KEK Sei Mangkei akan dikirim ke pelabuhan Kuala Tanjung sebagai global hub port internasional,” katanya lagi.

Ia menambahkan, KEK Sei Mangkei juga memiliki keunggulan karena dekat dengan pelabuhan Kuala Tanjung dan dekat dengan Kawasan Danau Toba yang akan dijadikan sebagai “Monaco-nya Indonesia.” Konektifitas pada 3 wilayah tersebut diatas, akan terkoneksi dengan jalan tol pada tahun 2019 mendatang.



“Poin-poin ini yang menjadi faktor optimistis kami bahwa KEK Sei Mangkei segera menjadi Green Economic Zone pertama di Indonesia. Untuk memperkuat target itu, PTPN 3 bekerjasama dengan Pertamina akan segera membangun Powerplant Gas dengan kapasitas 250 MW,” tandas Alex Maha.
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login