IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Korsup Pencegahan Korupsi Hulu dan Hilir Pertamina Terus Digencarkan

Korsup Pencegahan Korupsi Hulu dan Hilir Pertamina Terus Digencarkan

Written By Indopetro portal on Thursday, 24 March 2016 | 17:13

indoPetroNews.com-Upaya untuk terus mencegah tindakan korupsi di lingkungan perusahaan energi milik negara terus digalakkan. Salah satunya adalah pengintensifan koordinasi dan supervisi (Korsup) pencegahan korupsi pada proyek-proyek strategis perusahaan dan perbaikan berkelanjutan dan menyeluruh terhadap tata kelola energi dari hulu ke hilir.

Untuk tujuan tersebut, Direksi PT Pertamina (Persero) melakukan pertemuan dengan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pertemuan dilakukan pada Kamis (24/3/2016) di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta.

Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan jajaran direksi Pertamina dipimpin Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto diterima Ketua KPK Agus Rahardjo beserta seluruh pimpinan KPK.

“Pertamina telah memiliki inisiatif korporasi melalui program Breakthrough Project New Initiatives yang tahun lalu memberikan efisiensi sebesar US$608,41 juta, termasuk di dalamnya berasal dari perubahan pola pengadaan minyak mentah dan produk kepada ISC dan pembenahan tata kelola arus minyak untuk meminimalisasi losses. Dengan adanya koordinasi dan supervisi oleh KPK diharapkan pembenahan tata kelola energi dari hulu ke hilir di Pertamina dapat lebih baik lagi,” kata Wianda.

Dia mengatakan sebagai BUMN, Pertamina memiliki tanggung jawab untuk pemenuhan kebutuhan energi nasional mulai dari produksi di hulu, pengadaan impor minyak mentah dan produk, pengolahan, penyimpanan, hingga pendistribusiannya. Sebagai bagian dari peran tersebut, Pertamina terus mengembangkan proyek-proyek dan melakukan pembangunan infrastruktur-infrastruktur strategis di sektor energi dengan nilai investasi yang dapat mencapai puluhan miliar US$.

Dengan demikian, tata kelola yang baik sangat diperlukan untuk menutup celah-celah yang berpotensi menimbulkan korupsi dan dalam konteks itulah direksi Pertamina meminta kepada pimpinan KPK yang memiliki kompetensi dan wewenang untuk dapat melakukan pendampingan mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan proyek tuntas,” ungkapnya.

Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati menyatakan bahwa pertemuan dilakukan dengan pimpinan. "Meeting dengan
dengan pimpinan," kata Yuyuk, pada Kamis (24/3/2016).

Menurut Yuyuk, Pertamina dan KPK melaksanakan pertemuan soal minyak dan gas pukul 09.00 WIB. "Kick off meeting kajian hulu dan hilir migas," tambah dia.

Sejumlah petinggi Pertamina pun hadir bersama Dwi, di antaranya VP Corporate Communications Pertamina Wianda Pusponegoro dan Direktur Energi Baru Pertamina Yenni Andayani. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login