IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Melorotnya Harga Minyak Mentah Akibat Melimpahnya Pasokan

Melorotnya Harga Minyak Mentah Akibat Melimpahnya Pasokan

Written By Indopetro portal on Monday, 21 March 2016 | 11:06

indoPetroNews.com-Pasokan minyak dunia melimpah dibanding permintaan. Inilah salah satu penyebab melorotnya harga minyak mentah di pasar global. Demikian diungkapkan oleh Guru besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unpad Prof. Dr. Ina Primiana, S.E., M.T.

Sementara di pihak lain, kata Ina, juga terjadi penurunan aktivitas eksplorasi dan produksi akibat biaya yang cenderung mahal serta sulitnya perizinan. Sedangkan penurunan harga minyak ini diprediksi akan meningkatkan konsumsi migas.

“Target lifting minyak yang telah ditetapkan dalam APBN sebesar 830 ribu barel/hari juga tidak akan tercapai,” ujar Prof. Ina saat menjadi pembicara dalam Seminar “Pengelolaan Industri Migas Indonesia dan Pengaruh Crude Price Saat Ini: Suatu Kolaborasi Pentahelix” di Aula Magister Manajemen Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 46 Bandung, Sabtu (19/03) seperti dilansir dalam situs unpad.ac.id

Seminar yang diselenggarakan oleh prodi Doktor Ilmu Manajemen ini menghadirkan pembicara yang merupakan representatif kolaborasi Pentahelix yang digagas Unpad. Selain Prof. Ina, pembicara yang tampil ialah Dr.Naryanto Wagimin (Direktur Teknik ESDM Dirjen Migas), Sigit Rahardjo (Vice President UTC PT. Pertamina), Benny Lubiantara (Dewan Pakar Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia ) dan Arief Budisusilo (Pemimpin Redaksi Bisnis Indonesia).

Prof. Ina memaparkan, penurunan harga ini terjadi karena pasokan minyak dunia saat ini lebih tinggi dari tingkat permintaannya. Ditemukannya shale oil sebagai cadangan minyak baru di Amerika menyebabkan negara tersebut tidak lagi mengimpor minyak dunia, sehingga pasokan minyak dunia saat ini berlimpah.

Lebih lanjut Prof. Ina mengatakan, pasca penurunan harga minyak, kontribusi sektor migas nasional terhadap APBN juga berkurang. Kontribusi tersebut berkisar antara 30 – 100 triliun, atau sekitar 85% target APBN tidak tercapai. Sementara konsumsi migas saat ini telah mencapai sekitar 1,6 juta barel/hari. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login