IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , » Pengamat: Percayakan Full Kepada SKK Migas Soal Blok Masela

Pengamat: Percayakan Full Kepada SKK Migas Soal Blok Masela

Written By Indopetro portal on Tuesday, 1 March 2016 | 12:25

indoPetroNews.com-Pemerintah sejatinya memberi kepercayaan full kepada Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) untuk memberi kesepakatan kontraktor Blok Masela, yakni Inpex Masela Ltd dan Shell Upstream Overseas Services melakukan studi desain dan pengembangan awal (front-end engineering and design/FEED) terlebih dahulu.

“Beri SKK Migas kepercayaan. Jangan sebentar-sebantar pakai konsultan asing. Kalau pakai konsultan asing terus itu sama saja bikin kaya orang asing dan secara tidak langsung menjustifikasi orang-orang yang bekerja di SKK Migas bodoh semua,” kata Yusri Usman, pemerhati kebijakan energi Indonesia kepada indoPetroNews.com Selasa (1/3/2016) di Jakarta.

“FEED yang dikerjakan keduanya, yakni baik skema kilang di laut/terapung (floating liquefied natural gas/FLNG) maupun di darat (onshore liquefied natural gas/OLNG). Biayanya sekitar USD 150 juta. Jika hasil FEED selesai, maka bisa diperoleh keputusan akhir investasinya (final investment decision/FID),” tandas Yusri.

Yusri menyatakan bahwa SKK Migas dapat melakukan pengawasan secara intens soal mekanisme FEED yang diajukan Inpex dan Shell. Sebab, di SKK Migas banyak orang pintar dan ahli dari berbagai disiplin ilmu, baik itu di bidang keteknikan maupun ekonomi.

“Beri SKK Migas kepercayaan. Jangan sebentar-sebentar pakai konsultan asing. Kalau pakai konsultan asing terus itu sama saja bikin kaya orang asing dan secara tidak langsung menjustifikasi orang-orang yang bekerja di SKK Migas bodoh semua,” ujar Yusri.

Menurut Yusri, jika FEED selesai dikerjakan dan FID akhirnya bisa dirumuskan, maka dari hasil inilah akan secara teknis dan biaya tergambar secara rinci. “Apakah pada 2018 nanti, saat harga gas berfluktuasi, baik itu murah atau mahal, maka yang layak FLNG atau OLNG,” papar Yusri sembari mengimbuhkan agar pemerintah secara aktif melakukan pendekatan kepada Pemda Maluku untuk mempersiapkan sumberdaya manusia agar kelak dapat berkontribusi dan tidak hanya menjadi penonton untuk turut mengembangkan industri migas di Maluku.

Sebagai catatan, Pulau Marsela adalah pulau terluar Indonesia yang terletak di Laut Timor dan berbatasan dengan Negara Timor Leste/Australia. Pulau Marsela ini merupakan bagian dari wilayah pemerintah kabupaten Maluku Barat Daya, provinsi Maluku. Pulau ini berada di sebelah timur dari negara Timor Leste dengan koordinat 8° 12′ 29″ LS, 129° 49′ 32″ BT. Pulau Marsela mempunyai Sumber daya Alam terbesar no. 2 di Dunia yakni Blok Migas Marsela.Pulau Marsela memiliki beberapa Desa yang diantaranya : Ilbutung, Marsela, Bululora, Latalola kecil (LTK), Serili, Latalola Besar(LTB),Uiwily, Nura, Lawawang, Iblatmunta, Telalora dan Babyotan. Pulau

Marsela mempunyai sarana dan prasarana pendukung pendidikan dan kesehatan. Untuk Kesehatan terdapat Fasilitas yakni Puskesmas Marsela dan puskesmas rawat inap pulau masela yang berada di desa Marsela, Puskesmas pembantu di Desa Serili, Lawawang dan Iblatmunta. sedangkan pos obat di Desa LTB dan pos bidan di dusun Uiwily.

Sedangkan Sekolah Dasar (SD) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)/TK berada di setiap desa. untuk Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) yakni SLTP Neger 3 lawawang di desa Lawawang dan SLTP Negeri 4 Marsela di desa Marsela serta Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Perikanan dan Kelautan Negeri Marsela di desa Marsela.



Namun sayangnya, di pulau ini masih minim fasilitas pendukungnya. Daerah ini membutuhkan perhatian pemerintah yakni pengadaan laboratorium SMK perikanan akses komunikasi seluler dan transportasi laut serta prasarana pendidikan dan kesehatan serta sumber daya tenaga guru dan kesehatan. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login