IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Rencana Pemerintah Simpan BBM di Luar Negeri Dipertanyakan

Rencana Pemerintah Simpan BBM di Luar Negeri Dipertanyakan

Written By Indopetro portal on Monday, 28 March 2016 | 08:24

indoPetroNews.com-Rencana pemerintah untuk menyimpan cadangan Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan menyewa tangki-tangki penyimpanan di Iran dan Arab Saudi, mendapat sorotan tajam dari berbagai kalangan. Salah satunya dari Analis Energy Eecurity, Dirgo D. Purbo. Dirgo mempertanyakan apakah kebijakan tersebut menjadi salah satu strategi "ketahanan energy" yang tepat.

“Sebagai perbandingan, salah satu strategy "energy security" stock BBM itu berada dalam wilayah kedaulatannya. Jadi tiap saat kalau dibutuhkan bisa langsung digunakan tanpa ada gangguan,” kata Dirgo kepada indoPetroNews.com Senin (28/3/2016) di Jakarta.

Jangan-jangan nanti, lanjut Dirgo, yang mengawal dari Selat Hormuz, tentara Srilanka. Ini terjadi pada angkutan crude oil dari Aljazair ke Indonesia. "Seberapa cepat saat diperlukan bisa ada di Indonesia, perjalanan dari Selat Hormuz sampai Selat Malaka,” tanya Dirgo.

Dirgo mengungkapkan, BBM yang digunakan untuk menunjang kegiatan ekonomi dan pertahanan keamanan negara mesti setiap saat bisa diakses tanpa ada gangguan. “Nah kalau misalnya ada skenario pecah konflik di Natuna, lalu apa kita mesti bilang, ‘eh tunggu jangan serang dulu ya, BBM untuk kebutuhan alutsista kita masih dalam perjalanan’,” kata Dirgo diringi tawa.

Lebih jauh Dirgo mengutip pernyataan Guildford, yang tertuang dalam buku Energy Policy yang ditulis pada 1973. Guildford mengemukakan bahwa ketika berbicara tentang dunia perminyakan (world oil) pada kenyataannya mempunyai nuansa politik sebesar 90% sedangkan sisanya yang 10% berbicara tentang minyak itu sendiri.

Oleh sebab itu, lanjut Dirgo, ada tiga komponen saling terkait (interchange) guna menetapkan suatu kebijakan politik yakni supply, demand dan technology, dimana keterkaitan dimaksud memiliki peran sentral dalam geopolitik. Artinya bila putus salah satu komponen dari ketiganya maka akan amburadul praktek operasional energy security suatu negara.

Seperti diketahui, Direktur Jenderal (Dirjen) Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), IGN Wiratmaja Puja, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjajaki untuk menyewa tangki-tangki penyimpanan cadangan BBM di beberapa negara, terutama di Iran dan Arab Saudi. Cadangan tersebut akan digunakan dalam keadaan darurat karena tempat penyimpanan di dalam negeri masih terbatas.

"Kita sudah berdiskusi dengan negara-negara produsen minyak, terutama dengan Arab Saudi dan Iran. Kita diskusi intensif," kata Wiratmaja. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login