IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Tahun 2016, Harga Minyak Mentah Bertahan pada $40.10 per Barel

Tahun 2016, Harga Minyak Mentah Bertahan pada $40.10 per Barel

Written By Indopetro portal on Thursday, 24 March 2016 | 11:41

indoPetroNews.com-Survei digelar oleh Reuters, baru-baru ini, berkaitan dengan peluang pemulihan harga minyak mentah. Publikasi survei Reuters pada 30 ekonom dan analis menghasilkan perkiraan harga minyak mentah acuan Brent sepanjang 2016 berada di kisaran $40.10 per barel.

Perkiraan tertinggi dipatok oleh perusahaan holding finansial Raymond James setinggi $53, sedangkan proyeksi terendah dipasang Morgan Stanley pada $30 per barel.

Upaya Arab Saudi, Rusia, Venezuela, dan Qatar, untuk membekukan produksi pada level bulan Januari masih belum membuahkan hasil dan hingga kini kabarnya mereka masih terus melakukan pendekatan dengan produsen-produsen minyak lain untuk mensukseskan program tersebut.

Data pemerintah Amerika Serikat menunjukkan bahwa output minyak mentah AS pada bulan Desember 2015 jatuh untuk bulan ketiga berturut-turut ke angka terendah sejak Desember 2014, sedangkan permintaan akan minyak meningkat untuk pertama kalinya sejak bulan Agustus 2015.

Di sisi lain, output dari negara-negara OPEC di luar dugaan menurun pada bulan Februari, dikarenakan terhambatnya ekspor minyak di Utara Irak dan sejumlah masalah yang melanda produser minyak lainnya.

"Kita harus menerima kenyataan bahwa (harga) minyak akan bergerak lebih tinggi dari sini," kata Jeffrey Grossman, dari BRG Brokerage New York,

Sementara peningkatan permintaan minyak diprediksi tetap lemah dan kecil sekali kemungkinannya kesepakatan pembekuan produksi bisa tercapai. Bank-bank konglomerasi finansial dunia seperti Goldman Sachs, Morgan Stanley, dan Barclays menegaskan bahwa selama output tidak sungguh-sungguh berkurang, maka pembekuan produksi takkan banyak mendorong pemulihan harga minyak.

Apalagi perlambatan permintaan minyak Dunia pada dasarnya masih berlanjut karena berkurangnya konsumsi energi negara-negara OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development) atau Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi, dalam rangka efisiensi energi dan peralihan ke bahan bakar yang lebih ramah lingkungan. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login