IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Arab Saudi Siap Bekukan Produksi Minyak

Arab Saudi Siap Bekukan Produksi Minyak

Written By Indopetro portal on Monday, 4 April 2016 | 16:48

indoPetroNews.com-Negara penghasil minyak terbesar sejagat itu menyatakan kebersediaannya untuk membekukan produksi minyak mentah. Apa syaratnya? Wakil putra mahkota kerajaan Arab Saudi, Mohammed bin Salman mengatakan bahwa negerinya siap untuk bekukan produksi minyak jika Iran dan produsen utama lainnya melakukannya.

“Jika semua negara setuju untuk membekukan produksi, kami siap,” kata bin Salman awal April lalu. Peringatan oleh Mohammed bin Salman, yang muncul sebagai kekuatan politik terkemuka Arab Saudi, mendahului pertemuan antara OPEC dan produsen minyak besar lainnya bulan April ini dan mengirim harga minyak mentah turun tajam.

Sementara Iran telah menyatakan rencananya untuk meningkatkan produksi setelah pencabutan sanksi menyusul kesepakatan untuk mengekang program nuklir negara para Mullah tersebut.

Setelah Organisasi Negara Pengekspor Minyak meninggalkan upaya untuk meningkatkan harga minyak pada bulan November 2014, tidak lagi fokus pada melindungi pangsa pasar, Arab Saudi meningkatkan produksi lebih dari 10,5 juta barel per hari, mengklaim bahwa pelangganlah yang meminta untuk minyak lebih.

Rencana pertemuan produsen minyak di Doha pada 17 April melanjutkan pertemuan pada bulan Februari antara Arab Saudi, Qatar, Rusia dan Venezuela di mana kuartet negara tersebut sementara sepakat untuk membatasi produksi mereka di tingkat Januari. Kesepakatan, yang membantu untuk mengangkat harga Brent di atas $ 40 per barel dari level terendah 12-tahun dari $ 27,10 per barel pada bulan Januari, itu bergantung pada negarat-negara lain bergabung itu.

Menteri Perminyakan Iran Bijan Namdar Zanganeh akan menghadiri diskusi Doha tapi tidak akan bergabung membekukan produksi, demikian menurut orang yang akrab dengan kebijakan negara tersebut. Teheran akan mempertahankan kebijakannya untuk mendapatkan kembali pangsa pasar yang hilang selama bertahun-tahun akibat sanksi, kata orang tersebut, yang meminta untuk tidak diidentifikasi dan menganggap ini sebagai pembicaraan bersifat pribadi.

Badan Energi Internasional mengatakan bahwa Iran, di bulan penuh pertama dibebaskan dari sanksi nuklir pada bulan Februari, mengangkat produksi minyak ke level tertinggi empat tahun sebesar 3,22 juta barel per hari. Energy Aspects Ltd., konsultan yang berbasis di London, mengatakan Iran mendorong ekspor minyak oleh 100.000 barel per hari pada bulan Maret.

Pedagang dan analis telah berspekulasi bahwa Riyadh bisa siap untuk secara sukarela membatasi output pada tingkat saat ini dari sekitar 10,2 juta barel per hari bahkan jika Iran tidak bergabung. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login