IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Bali Menuju Energi Bersih dan Ramah Lingkungan

Bali Menuju Energi Bersih dan Ramah Lingkungan

Written By Indopetro portal on Monday, 4 April 2016 | 08:13

indoPetroNews.com-Menteri ESDM Sudirman Said menyambut baik program Pemerintah Provinsi Bali menuju energy bersih dan hijau. Program tersebut diberi tajuk, Bali Clean and Green Province. Tak pelak, upaya menciptakan energy bersih dan hijau ini mendapat sambutan dari Menteri Enegi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Kita menghimbau kepada seluruh instansi yang memiliki kepentingan, tujuan, dan semangat yang sama untuk bersinergi dalam mengembangkan energy bersih dan ramah lingkungan,” kata Sudirman, Jum'at (1/4/2016) di Bali.Kunjungan Menteri ESDM ke Bali merupakan kelanjutan dari kegiatan kunjungan CNG Plant Gresik Jawa Timur.

Sudirman Said didampingi Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur dan Bali (JBTB) PLN Amin Subekti meninjau Pembangkit Listrik Tenaga Diesel Gas (PLTD Gas) 200 megawatt (MW) di Pesanggaran, Benoa, Bali.

Dalam kunjungannya, Sudirman turut menyaksikan penandatanganan Master Sales and Purchase Agreement (MSPA) dan Confirmation Notice (CN) terkait pembelian perdana LNG dari Bontang untuk pasokan PLTD Gas Pesanggaran antara PT Pertamina (Persero), Total E&P Indonesie, Inpex Corporation, dan PT PLN (Persero) yang diwakili oleh Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur dan Bali Amin Subekti. “Regasifikasi di Bali merupakan Mini LNG pertama di Indonesia,” kata Menteri ESDM Sudirman Said.

Secara bertahap penggunaan BBM pada pembangkit terus dikurangi, berganti bahan bakar gas sepenuhnya. Penggunaan gas dan energi primer lainnya sebagai bahan bakar pembangkit semakin digencarkan oleh PLN karena lebih bersih, ramah lingkungan dan hemat dalam biaya operasional dan pemeliharaan. “Transformasi energi menjadi energi terbarukan menjadikan produksi energi lebih bersih dan efisien,” tutup Sudirman Said.

Direktur JBTB PLN, Amin Subekti mengatakan untuk mendukung program Bali Clean and Green Province itu, PLN telah menyiapkan pasokan Liquid Natural Gas (LNG) berikut infrastuktur penerimaan dan regasifikasinya di pelabuhan Tanjung Benoa. "Fasilitas ini akan menyalurkan gas rata-rata 30 juta kaki kubik per hari ke PLTD Gas Pesanggaran dan akan beroperasi mulai April 2016", lanjut Amin Subekti.

Sebagai catatan, PLTD Gas Pesanggaran berkapasitas 200 MW dibangun dalam rangka pemenuhan kebutuhan beban listrik di sub sistem Bali dan merupakan bagian dari upaya PLN untuk mendukung Program 35.000 MW dari sisi kesiapan energi primer (gas) secara umum dan perkuatan sistem kelistrikan Jawa Bali secara khusus.

Penyediaan pembangkit di Pesanggaran untuk peningkatan ketersediaan listrik sebelum Jawa Bali Crossing (JBC) 500 kiloVolt (kV) selesai. Selain untuk peningkatan efisiensi melalui peremajaan pembangkit eksisting dan sebagai peaker dan medium load setelah JBC 500 kV beroperasi. (Sofyan)

Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login