IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , » EBT Makin Jadi Primadona, Serap Banyak Tenaga Kerja

EBT Makin Jadi Primadona, Serap Banyak Tenaga Kerja

Written By Indopetro portal on Tuesday, 26 April 2016 | 08:39

indoPetroNews.com-Tidak ada pilihan lain selain menyegerakan pembangunan energi berbasis non fosil. Apalagi pengembangan energi baru terbarukan (EBT) juga dapat menyerap banyak tenaga kerja. Salah satu potensi serapan tenaga kerja adalah melalui Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) dan Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) di wilayah Kalimantan.

General Manager PLN Wilayah Kalselteng, Purnomo mengungkapkam PLTBm menggunakan kayu sebagai bahan baku primer yang ditanam di lahan sekitar pembangkit. "Kalimantan kita tahu lahannya sangat luas itu dan sangat mudah ditanami bahan baku pohon akasia untuk bahan baku energi biomassa jadi potensi EBT sangatlah besar. EBT harus diakui saat ini jadi primadona," tegas Purnomo kepada sejumlah media, termasuk indoPetroNews.com pada Senin (25/4/2016) di Jakarta.

Sementara itu untuk PLTBg yang bahan bakunya adalah limbah sawit potensinya belum dikembangkan dengan maksimal. "Padahal jumlah perusahaan kelapa sawit sangat banyak dan potensi limbahnya belum dikelola dengan maksimal, itu peluang besar," kata Purnomo.

PLN sendiri baru saja menyepakati perjanjian jual beli tenaga listrik dengan dengan total kapasitas masing-masing 10MW dari Biomassa dengan PT Welcron Power Kalimantan dan 2MW dari Biogas dengan PT Nagata Bio Energi

Direktur Bisnis PLN Regional Kalimantan, Djoko R. Abumanan mengungkapkan pembangunan pembangkit listrik di Kalimantan diharapkan memacu roda perekonomian masyarakat di daerah. "Selama ini masyarakat bayar listrik tapi uangnya kan ke pusat, nah dengan adanya pengembangan di daerah ada perputaran ekonomi di daerah," kata Djoko.

Penyediaan EBT yang berbasis pada sumber energi lokal tersebar secara geografis, pembangunan pembangkit di berbagai daerah ini sekaligus untuk menghadirkan listrik di pelosok pedesaan.

Sebagai catatan, PLN sendiri saat ini tengah membangun 42 pembangkit dengan kapasitas mencapai 2.852 MW termasuk 7.883 kilometer sirkit (kms) transmisi dengan Gardu Induk berkapasitas 3.910 MVA, PLN menargetkan proses konstruksi pembangkit itu dapat rampung 3-4 tahun mendatang.(Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login