IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , » KESDM Tak Mau Sembarangan Keluarkan Peraturan Soal Insentif

KESDM Tak Mau Sembarangan Keluarkan Peraturan Soal Insentif

Written By Indopetro portal on Thursday, 28 April 2016 | 07:35

indoPetroNews.com-Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tidak mau sembarangan memberi insentif kepada Kontraktor Kontrak Kerjasa Sama (Kontraktor KKS). Kendati demikian, saat ini tengah dikaji angka pengurangan dan penerimaan negara dari pengeboran sumur minyak dan gas bumi.

“Komite Eksplorasi Nasional sedang meneliti berapa angka pengurangan dari penerimaan negara dan berapa angka yang akan diperoleh negara dari kegiatan mengebor sumur,” kata Direktur Pembinaan Hulu Minyak dan Gas Bumi Direktorat Jenderal (Dirjen) Migas Kementerian ESDM, Djoko Siswanto kepada indoPetroNews.com  Kamis (28/4/2016) di Jakarta.

Pihaknya, lanjut Djoko, akan melihat geologi-geologi yang belum dieksplorasi, yang kemungkinannya dapat minyak dan gas bila dibor. Tetapi dia pun juga menyadari bahwa mengebor pada saat harga minyak kurang kondusif dan perusahaan sedang susah.

“Kita bantu perusahaan dengan insentif. Memang peluangnya belum tentu dapat (minyak dan gas –red.) Succses rationya kan mengebor 10 sumur tetapi yang diperoleh (minyak dan gas –red.) 3 sumur. Jadi, belum ada jaminan 100% dapat. Peluang hilangnya juga tetap ada,” tutur Djoko. Namun itulah plus minusnya.

Karena itu, imbuh Djoko, pihak Kementerian ESDM, sedang membahasnya. “Apakah nanti dikeluarkan melalui Perpres atau Peraturan Pemerintah. Usulan ini berasal dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Kontraktor KKS dan berbagai stakeholders lain,” ujar mantan petinggi Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas ini. (Sofyan)  
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login