IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Swiss Contoh Baik dalam Pengembangan Energi Hijau

Swiss Contoh Baik dalam Pengembangan Energi Hijau

Written By Indopetro portal on Friday, 1 April 2016 | 08:21

indoPetroNews.com-Swiss memiliki pengalaman yang sukses membebaskan diri dari energi berbasis fosil. “Awalnya mereka sangat tergantung pada fosil fuel. Baik di bidang transportasi dan listrik tetapi kini 90% sudah renewable energy,” kata Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Rida Mulyana kepada indoPetroNews.com  Kamis malam (31/3/2016) di Jakarta.

Ridha merinci renewable energy yang telah dikembangkan di Swiss. “60% hydro, 30% energy nuklir dan 10% renewable lain seperti biomas dan wind,” papar Rida. Rida juga mengungkapkan bahwa renewable energy, khususnya angin (wind) juga menimbulkan masalah sosial karena kebisingannya.

“Padahal , secara kasatmata penggerak energy angin itu tampak indah. Walaupun demikian, kita perlu mencontoh Swiss dalam pengembangan energy bersih,” kata Rida.

Sebagai catatan, Swiss termasuk salah satu negara dari 17 negara  yang meneken deklarasi Bali Clean Energy Forum (BCEF) 2016 di Bali pada awal tahun lalu. Ke 17 negara meneken deklarasi komitmen pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT).

Adapun 17 negara yang menandatangani Deklarasi Setingkat Menteri di BCEF antara lain Indonesia, Italy, Swiss, India, Hungaria, Denmark, Australia, Perancis, Selandia Baru, Timor Leste, Amerika Serikat, Papua Nugini, Swedia, Finlandia, Spanyol, Malaysia dan Srilanka. 

Fakta menarik lainnya, dalam indeks Kebahagiaan Dunia yang dibuat oleh Jaringan Solusi Pembangunan Berkesinambungan (SDSN) untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 2015, Swiss muncul pada peringkat pertama.

Penyusunan indeks didasari oleh data jajak pendapat Gallup dan sejumlah variabel, seperti produk domestik bruto riil per kapita, rata-rata usia harapan hidup, tingkat korupsi, kebebasan sosial dan tata kelola energinya yang berpihak pada energi bersih.

“Kebahagiaan semakin dianggap sebagai cara yang tepat untuk mengukur kemajuan sosial dan pemenuhan kebijakan publik. Kian banyak jumlah pemerintah nasional dan daerah yang memakai data serta riset kebahagiaan dalam proses pembuatan kebijakan yang memungkinkan rakyat hidup lebih baik,” sebut laporan indeks tersebut. (Sofyan)

Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login