IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Bupati Simeululue: Proyek Energi Nabati di Simeululue Adalah Proyek Pengembangan Pertama di Nusantara

Bupati Simeululue: Proyek Energi Nabati di Simeululue Adalah Proyek Pengembangan Pertama di Nusantara

Written By Indopetro portal on Monday, 30 May 2016 | 16:40

indoPetroNews.com-Upaya untuk mengembangkan energi baru terbarukan (EBT) terus dilakukan. Bahkan kini telah dikembangkan di Kabupaten Pulau Simeululue Aceh. EBT jenis apa yang dikembangkan?

"Kita telah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)," kata Drs H Riswan, Bupati Simeululue Aceh, kepada indoPetroNews.com Senin (30/5/2016) di Jakarta. Setiap rumah tangga mendapatkan aliran PLTS sekitar 300 watt.

Selain PLTS, daerah Simeululue juga tengah menandatangani kerjasama pengembangan energi nabati. Penandatangan dilakukan pada Senin (30/5/2016) di kantor PLN pusat Jakarta. "Kita juga
akan kembangkan pembangkit dengan bahan bakar CPO sebesar 5 Megawatt (MW)," cetus Riswan. Dengan kapasitas 5 MW tersebut dapat menerangi ribuan rumah tangga.

Pihaknya, lanjut Riswan, akan membuat kapal apung, sebagai salah satu infrastruktur, di teluk Sindang. Proyek pengembangan energi nabati ini berkat dukungan dari pihak PLN. "Adanya pengembangan energi surya dan energi nabati sangat membantu kita untuk turut berkontribusi dalam energi bersih," cetus Riswan sembari mengimbuhkan bahwa pengembangan energi nabati di daerahnya merupakan pengembangan energi nabati yang pertama kali di Indonesia.

Kerjasama dengan pihak Pemerintah Kabupaten Simeululue ini juga menjadi salah satu rangkaian kegiatan PLN dalam melaksanakan penandatanganan Power Purchase Agreement (PPA) dan kontrak pembelian excess power dengan Pengembang Pembangkit EBT tersebar di Regional Sumatera dengan total kapasitas 127,6 MW dan penandatanganan MOU pengembangan pembangkit EBT sebesar 21 MW.

Sebagai catatan, saat ini pemerintah JKW-JK berkomitmen untuk mentargetkan pengembangan energi baru terbarukan yang lebih tinggi dalam bauran energi nasional, yaitu sebesar 25% pada tahun 2025, atau yang dikenal dengan “Visi Energi 25/25”.

Visi Energi 25/25 menekankan kepada 2 (dua) hal penting yaitu upaya konservasi energi di sisi pemanfaatan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi nasional, dan upaya diversifikasi energi di sisi penyediaan dengan mengutamakan energi baru terbarukan. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login