IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Dilema Pemerintah Tingkatkan Produksi Migas

Dilema Pemerintah Tingkatkan Produksi Migas

Written By Indopetro portal on Thursday, 26 May 2016 | 12:27

indoPetroNews.com-Tantangan yang dihadapi pemerintah untuk meningkatkan produksi minyak tidak mudah. Satu sisi penerimaan negara dari minyak dan gas bumi (migas) menurun, tetapi pemerintah dituntut memberikan insentif. "Ini dilema yang kita hadapi saat ini," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said, dalam  acara sesi diskusi The 40th IPA Convention and Exhibition 2016, Kamis (26/5/2016) di Jakarta Conventin Center (JCC) Jakarta.

Menurut Sudirman penerimaan kontribusi penerimaan migas terhadap negara pada tahun 2014 sebesar 22 miliar US$, sedangkan untuk tahun 2015 sebesar 18 miliar US$.

"Harga minyak pada 2016 berkisar 49,7 US$ per barel sementara APBN mematok sekitar 50 US$," ucap Sudirman, sembari mengimbuhkan cadangan minyak Indonesia pada 2015 sebesar 2,6 miliar barel dan RRR%.

Sudirman juga mengungkapkan bahwa produksi minyak pada 2015 sebesar 786.000 barel. "Produksi gas sebesar 1,1 ribu boepd," terangnya, sembari menambahkan bahwa kontribusi penerimaan migas terhadap total penerimaan negara pada 2015 sebesar 10%, dan penerimaan migas 77% dari target.
Tantangan lainnya, papar Sudirman, adalah adanya peran Pemda yang semakin besar. 

"Ini menyebabkan segala perizinan, termasuk izin lahan ada di daerah," tambah Sudirman seraya berharap transisi dan proses demokrasi juga mensupport kebijakan dalam memajukan bisnis  industri hulu migas.(Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login