IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Menteri ESDM Instruksikan EBT 25% Tahun 2025

Menteri ESDM Instruksikan EBT 25% Tahun 2025

Written By Indopetro portal on Tuesday, 24 May 2016 | 15:56

indoPetroNews.com-Porsi Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam bauran energi pembangkit secara nasional ditetapkan sebesar 25% pada 2025. Hal tersebut selain tertera dalam dokumen kebijakan energi, juga diinstruksikan oleh Menteri ESDM rapat pembahasan dengan melibatkan seluruh kementerian/instansi terkait lainnya dan PLN.

"Porsi Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam bauran energi pembangkitan tenaga listrik pada tahun 2025 yang masih kurang dari 25%," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said.

Apabila usaha pemenuhan porsi 25% tanpa memasukkan PLTN tidak tercapai maka dapat dipertimbangkan penggantian dengan energi gas atau energi bersih lainnya.

Rapat pembahasan Draf RUPTL 2016 – 2025 tersebut telah dilakukan pada Senin (23/5/201) di Kantor Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan yang dipimpin oleh Direktur Jenderal Ketenagalistrikan dan dihadiri oleh Anggota Unsur Pemangku Kepentingan DEN, para pejabat dari Kemenko Bidang Perekonomian, Kemenko Bidang Kemaritiman, Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, Kementerian BUMN, Kementerian PPN/Bappenas, BKPM, Direktur Utama PT PLN (Persero) beserta jajaran (Direktur Perencanaan Korporat, Direktur Pengadaan, Direktur Bisnis Regional Sumatera, Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Barat, Direktur Bisnis Regional Jawa Timur dan Bali, Direktur Bisnis Regional Kalimantan, DIrektur Bisnis Regional Sulawesi dan Nusra, serta Direktur Bisnis Regional Maluku dan Papua).

Selanjutnya dengan telah diputuskannya isu penting dalam dokumen RUPTL 2016 – 2025 tersebut, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan memutuskan agar dilakukan perbaikan dokumen RUPTL oleh Tim Teknis Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan dan PLN yang diketuai oleh Direktur Pembinaan Program Ketengalistrikan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan.

Dokumen draf RUPTL hasil perbaikan tim, selanjutnya akan disahkan oleh Menteri ESDM. Ditargetkan awal Juni 2016, dokumen RUPTL PT PLN Persero 2016 – 2025 disahkan oleh Menteri ESDM, sehingga pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan segera dapat dilaksanakan, utamanya pelaksanaan Program 35.000 MW.

Sebagaimana diketahui, pada 20 Mei 2016, PT PLN (Persero) akhirnya menyampaikan kepada Pemerintah draf RUPTL PT PLN (Persero) 2016 – 2025. Terhadap draf tersebut, Tim Teknis Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan menemukan bahwa dari 57 poin penting yang harus ditindaklanjuti oleh PT PLN (Persero), 17 poin sudah ditindaklanjuti dan 40 poin belum selesai ditindaklanjuti (31 poin dalam proses tindak lanjut dan 9 poin belum ditindaklanjuti. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login