IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Peneliti PWYP Desak RUU Migas Segera Disahkan

Peneliti PWYP Desak RUU Migas Segera Disahkan

Written By kusairi kusairi on Monday, 30 May 2016 | 10:33

indoPetroNews.com - Konsep Rancangan Undang-undang (RUU) Minyak dan Gas Bumi (migas) Nomor 22 Tahun 2001sejatinya mencerminkan kepentingan publik. Bukan kepentingan elit penguasa dan pengusaha.

Tidak sampai disitu, sengkarut masalahnya masih berlanjut apakah RUU Migas disusun oleh DPR atau pemerintah. “Ini saja belum jelas, siapa yang mau menyusun. Apakah atas inisiatif pihak DPR atau pemerintah,”kata Ketua Badan Pengarah Publish What You Pay (PWYP) Fabby Tumiwa kepada indoPetroNews.com Minggu siang (29/5/2016) di sebuah Koffie, Jakarta.

Seperti diketahui, pada 2015 terdapat dua pendekatan terhadap regulasi migas, yaitu dibuat atas inisiatif DPR atau atas usulan pemerintah. “Sayangnya perdebatan tersebut hingga kini belum ada keputusannya. Faktanya, hingga kini RUU Migas masih belum jelas,” kata Fabby Tumiwa.

Fabby Tumiwa mengemukakan selama RUU Migas belum disahkan, maka tata kelola migas pun belum mempunyai kepastian hukum. “Ini berdampak pula pada turunnya investasi migas,” tandas Fabby, sembari mengimbuhkan bahwa sebenarnya RUU Migas sudah kehilangan substansi dan relevansinya karena telah beberapa kali mengalami penundaaan.

RUU Migas, kata Fabby Tumiwa, sebenarnya telah dilakukan sejak 2006. “Ironisnya, sampai pemerintahan JKW-JK belum rampung diputuskan,” ujarnya. Fabby Tumiwa berharap jangan sampai RUU Migas ini dibawa atau diajukan lagi ke Mahkamah Konstitusi. “Akibatnya akan memerlukan waktu yang lebih lama lagi untuk disahkan,” kata Fabby Tumiwa, sembari berharap agar anggota DPR segera membahas dan mengesahkan regulasi migas. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login