IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Pengusaha Antusias Sambut Perpres Harga Gas

Pengusaha Antusias Sambut Perpres Harga Gas

Written By Indopetro portal on Friday, 20 May 2016 | 17:01

indoPetroNews.com-Kalangan pengusaha menyambut baik diterbitkannya Peraturan Presiden (Perpres) Harga Gas oleh presiden Joko Widodo. Dengan harga baru ini diharapkan bisa menggairahkan kembali usaha sekaligus meningkatkan penyerapan gas di tanah air. Namun pemerintah tetap diminta untuk segera merumuskan aturan main untuk mengimplementasikan Perpres tersebut.

“Kita industri sambut baik sudah ada penentuan 6 dollar. Tapi bagaimana dan siapa yang akan menjadi moderatornya untuk menyatukan Kementerian Perindustrian ada kami pengusaha sebagai pemakai, kita terima gas dari ESDM dan SKK Migas, kita bayar ke BUMN melalui Pertamina Pertagas atau PGN sebagai investor ini belum jelas,” kata Achmad Widjaya Wakomtap Bidang Industri Hulu dan Petrokimia Kadin kepada indoPetroNews.com Jumat sore (20/5/2016) di Jakarta.

Widjaya juga mengungkapkan implementasi tidak bisa langsung dijalankan, karena mekanisme untuk mengimplementasikan harga baru gas ini masih belum tertata dengan jelas. “Saya kira harga ini bulan depan langsung berjalan sebab bulan depan puasa kemudian lebaran, Agustus baru terimplementasikan,” katanya.

Dia juga menyarankan agar Kementerian terkait segera duduk bersama untuk membahas masalah tersebut dan melahirkan sebuah keputusan mengikat agar pengaplikasian Perpres ini bisa segera dilakukan. “Perpres terbit tapi belum ada petunjuk yang jelas pengaplikasikannya seperti apa ibaratnyas seperti juklaknya lah, ini kan harus dituangkan ke dalam Kepmen,” imbuhnya.

Kementerian Perindustrian pun disaran Widjaya untuk mengambil peranan utama sebagai pihak yang paling berkepentingan dalam persoalan ini. “Yang harus mengambil peran utama adalah Kementerian Perindustrian untuk menjembatani kebijakan dan implementasinya,” kata WIdjaya.

Sebagai catatan, Presiden Joko Widodo menandatangani Peraturan Presiden Nomor 40 Tahun 2016 tentang Penetapan Harga Gas Bumi.

Perpres tersebut ditandatangani pada 3 Mei 2016 lalu menegaskan harga gas bumi ditetapkan oleh Menteri ESDM berdasarkan perhitungan bagi hasil pada kontrak kerja sama serta dasar perhitungan gas bumi yang berasal dari Kontrak Kerja Sama Minyak dan Gas Bumi. Perhitungan itu sendiri, sesuai Pasal 2 ayat (2) Perpres, didasarkan pada beberapa pertimbangan.

Diantaranya menyangkut keekonomian lapangan, harga gas bumi di dalam negeri dan internasional, kemampuan daya beli konsumen dalam negeri dan nilai tambah dari pemanfaatan gas bumi di dalam negeri.

Perpres ini juga mengatur bahwa menteri dapat menentukan harga gas bumi tertentu jika harga gas bumi tidak dapat memenuhi keekonomian industri pengguna gas bumi dan harganya lebih tinggi dari 6 dollar AS/MMBTU.

Adapun, harga gas bumi yang dimaksud, yakni gas bumi yang bergerak di bidang industri pupuk, industri petrokimia, industri oleochemical, industri baja, industri keramik, industri kaca dan industri sarung tangan. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login