IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Tak Beroperasi Lagi, Petral Kini Ditangani Likuidator

Tak Beroperasi Lagi, Petral Kini Ditangani Likuidator

Written By Indopetro portal on Tuesday, 31 May 2016 | 19:15

indoPetroNews.com-Pertamina Energy Trading, atau dikenal dengan Petral, tetap sudah tidak beroperasi sejak Februari silam. "Tidak ada lagi karyawan dan kantornya," kata Direktur Keuangan Pertamina, Arief Budi, dalam sesi tanya-jawab dengan sejumlah media, termasuk indoPetroNews.com Selasa sore (31/5/2016) di kantor pusat Pertamina, Jakarta.

Saat ini, lanjut Arief, secara formal sudah dilikuidasi. "PES kini ditangani oleh likuidator karena masih ada persoalan hutang-piutang yang sedang diselesaikan," katanya.

Lebih jauh Arief mengutarakan bahwa PES juga ditangani oleh pihak tax clearen. "Semua ini dilakukan untuk menuju kinerja perusahaan yang lebih baik," imbuh Arief.

Sebagai catatan, keberadaan Petral dalam pengadaan bahan bakar minyak (BBM) menjadi sumber kontro versi dan kecurigaan berbagai pihak. Reputasi Petral yang erat dengan praktik-praktik yang tidak sehat dalam pengadaan BBM dan minyak mentah merupakan alasan pertama dibubarkannya Petral. Alasan keduanya adalah, agar inefisiensi yang terjadi di tubuh Pertamina dalam pengadaan minyak mentah dapat dihentikan.

Efisiensi rantai pasokan, dimana Pertamina sebagi perusahaan negara itu terus melakukan efisiensi terhadap supply chain, karena itu sejak dulu diupayakan untuk mendorong yang namanya Integrated Supply Chain (ISC).

Menurut Menteri ESDM, Sudirman Said, sudah merupakan rahasia umum dan beberapa kali menjadi pembahasan di parlemen bahwa sebetulnya dengan Petral dan ISC menata procurement lebih transparan dan lebih adil jelas berpotensi penghematan yang besar, dan itu sesuatu yang harus dijadikan pegangan oleh masyarakat.

“Memutus rantai distribusi tentunya akan membuat harga Pemerintah berkepentingan untuk turut membuat mata rantai pasokan efisien supaya masyarakat mendapat pasokan energi dengan harga yang wajar,” kata Sudirman.

Kata kunci yang kedua, imbuh Sudirman, adalah reputasi, reputasi anak perusahaan Pertamina yang bernama Petral ini sejak dulu lekat dengan persepsi-persepsi negatif. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login