IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Ketersediaan Energi Fosil Bakal Habis, EBT Perlu Segera Dikembangkan

Ketersediaan Energi Fosil Bakal Habis, EBT Perlu Segera Dikembangkan

Written By Indopetro portal on Friday, 10 June 2016 | 17:12

indoPetroNews.com-Pengembangan energi baru terbarukan perlu dilakukan guna mengatasi persoalan sumber energi fosil yang semakin menipis cadangannya. Saat ini Indonesia menjadi salah satu negara dengan tingkat pertumbuhan konsumsi energi terbesar di dunia.

Menurut Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Unggul Priyanto, berdasarkan pengkajian lembaganya pada 2015, konsumsi energi final di Indonesia meningkat dari 778 juta, setara barel minyak pada tahun 2000 menjadi 1.211 juta setara barel minyak pada 2013. Atau tumbuh rata-rata sebesar 3.46 prosen per tahun.

"Konsumsi energi yang tinggi ini menimbulkan terjadinya pengurasan sumber daya fosil yang cepat jika dibandingkan dengan penemuan cadangan baru," kata Unggul Priyanto, di gedung BPPT di Jakarta. Unggul melanjutkan, jika energi baru terbarukan tidak segera dikembangkan dengan optimal maka peningkatan konsumsi tersebut akan dapat memperpendek umur ketersediaan energi di dalam negeri.

Oleh sebab itu, pihak BPPT melalui Majelis Pengukuhan Profesor Riset menyambut baik pengukuhan profesor riset BPPT yaitu Prof. Dr. Eniya Listiani Dewi, B. Eng di bidang teknologi proses elektrokimia yang telah dilakukan pada Rabu (8/6/2016) di Jakarta. Unggul menilai kepakaran profesor riset ini sangat relevan dengan kebutuhan Indonesia saat ini dan masa mendatang yaitu pengembangan energi berbasis material maju.

"Gelar profesor riset merupakan incentives non material terhadap komunitas peneliti dan merupakan pengakuan resmi pemerintah dan negara. Oleh karena itu, profesor riset diharapkan dapat lebih memacu peningkatan kualitas penelitian serta kualitas bimbingan kepada para peneliti yang lebih muda,” kata Unggul.

Eniya Listiani dalam orasi ilmiahnya berjudul Aplikasi Material Maju untuk Fuell Cell sebagai Energi Baru Terbarukan (EBT), mengupas penetrasi pemanfaatan EBT yang ramah lingkungan dalam berbagai sektor, baik edukasi, bisnis maupun pariwisata. Berbagai contoh pemanfaatan EBT di Indonesia antara lain biosolar, biodiesel, turbin angin, sollar cell maupun fuel cell (sel bahan bakar).

Fuel cell adalah piranti pengubah bahan bakar yang berupa gas atau cairan secara elektrokimia untuk menghasilkan listrik secara langsung dengan hasil samping air dan panas. Secara umum, perkembangan fuel cell sebagai alat penghasil listrik sekaligus penyimpan energi sangat tergantung pada teknologi material katalis, polimer, keramik, logam, dan kompositnya. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login