IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Maju Tak Gentar, Pertamina Terus Ikut Tender PLTGU Jawa 1

Maju Tak Gentar, Pertamina Terus Ikut Tender PLTGU Jawa 1

Written By kusairi kusairi on Thursday, 30 June 2016 | 15:57

indoPetroNews.com - PT Pertamina (Persero) tetap keukeh untuk terus maju mengikuti tender proyek Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Java 1 kendati ada perubahan skema tender dan upaya pihak-pihak tertentu yang mendesak agar mengurungkan keikutsertaannya.

“Pokoknya, yang penting kita sudah masuk ikut tender,” tegas Dwi Soetjipto kepada indoPetroNews.com Rabu petang (29/6/2016) seusai acara ‘Bukber Pertamina Bersama para Wartawan di Jakarta.

Walaupun ada perubahan skema tender yang dilakukan oleh PT PLN, tetapi pihaknya menganggap hal tersebut tidak menjadi persoalan. “Ya, ndak apa-apa. Kita lihat saja nanti. Kan perubahannya antara lain bahwa supply gas akan diurus oleh PLN. Dan PLN pasti nyari dari resources yang lain. Dengan begitu kita enggak apa-apa dan masuk saja,” tegas Dwi Soetjipto sembari mengimbuhkan agar dilihat saja hasilnya nanti.

Sebelumnya diberitakan disinyalir ada dugaan operasi pemaksaan terhadap Pertamina untuk mengurungkan niat ikut tender dalam Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Java 1. Pasalnya, kompetitor lain tidak akan bisa bersaing dengan Pertamina yang dapat membangun PLTGU lebih lebih cepat dan lebih efisien.

“Adapun operasi yang dilakukan untuk menekan direksi Pertamina dimulai dengan adanya perintah lisan dari salah satu anggota Komisaris Pertamina, agar Pertamina tidak usah terlibat di bisnis power, sehingga harus mundur dari peserta tender PLTGU Java 1,” kata Direktur Eksekutif Lembaga Center of Energy and Resources Indonesia (CERI) kepada indoPetroNews.com Kamis (30/6/2016) di Jakarta.

Anehnya, kata Yusri, sang komisaris tersebut menyatakan perintah itu atas arahan Menteri BUMN. Padahal Pertamina melalui keputusan BoD (Board of Director ) sudah memutuskan untuk tetap maju tender Java 1, meski RFP dari PLN direvisi ditengah jalan dengan tidak memasukkan LNG suplai sebagai kewajiban pemenang tender IPP yang dikenal dengan istilah “lockin”, tetapi energi primer gas disediakan oleh PLN dan sudah dapat jaminan suplai LNG dari Tangguh.

“Lucunya kebijakan PLN sebagai BUMN adalah untuk menutup peluang Pertamina yang bisa lebih murah menawar dalam tender PLTGU ini. Padahal kesiapan Pertamina dalam tender PLTGU Java 1 sangat baik untuk kepentingan korporasi dan PLN lebih murah membeli listriknya dan tentu rakyat juga yang akan diuntungkan akibat efisiensi ini,” jelasnya. (Sofyan)

Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login