IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Menteri Sudirman Ajukan Penurunan Lifting Minyak

Menteri Sudirman Ajukan Penurunan Lifting Minyak

Written By Indopetro portal on Wednesday, 8 June 2016 | 21:39

indoPetroNews.com-Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menghadiri Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi VII DPR. Rapat yang dimulai pukul 14.30 WIB dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi VII Fadel Muhammad. Sudirman didampingi oleh Sekjen Kementerian ESDM Teguh Pamudji, Dirjen Minerba Bambang Gatot Aryono, dan Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jarman. Hadir juga Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (Migas) Amien Sunaryadi dan Dirut Pertamina Dwi Soetjipto.

Dari DPR hadir 25 anggota total 46 anggota Komisi VII DPR. Sebanyak 25 anggota yang hadir berasal dari 9 fraksi sehingga telah memenuhi kuorum. Sejumlah isu dibahas, mulai dari anggaran yang berkaitan dengan sektor energi dalam APBNP 2016 hingga seleksi anggota komite BPH Migas.

"Rapat pembahasan penetapan asumsi dasar RAPBNP 2016, pembahasan penetapan RKAK-L APBNP 2015, dan penjelasan mengenai proses seleksi calon anggota Komite BPH Migas," kata Fadel saat membuka rapat di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (8/6/2016).

"Siang hari ini kita rapat kerja membahas 3 agenda itu dan tentu agenda lain bila diperlukan," Sudirman menambahkan.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menghadiri Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi VII DPR. Rapat yang dimulai pukul 14.30 WIB dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi VII Fadel Muhammad.

Sudirman didampingi oleh Sekjen Kementerian ESDM Teguh Pamudji, Dirjen Minerba Bambang Gatot Aryono, dan Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jarman. Hadir juga Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (Migas) Amien Sunaryadi dan Dirut Pertamina Dwi Soetjipto.

Dari DPR hadir 25 anggota total 46 anggota Komisi VII DPR. Sebanyak 25 anggota yang hadir berasal dari 9 fraksi sehingga telah memenuhi kuorum.

Sejumlah isu dibahas, mulai dari anggaran yang berkaitan dengan sektor energi dalam APBNP 2016 hingga seleksi anggota komite BPH Migas.

"Rapat pembahasan penetapan asumsi dasar RAPBNP 2016, pembahasan penetapan RKAK-L APBNP 2015, dan penjelasan mengenai proses seleksi calon anggota Komite BPH Migas," kata Fadel saat membuka rapat di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (8/6/2016).

"Siang hari ini kita rapat kerja membahas 3 agenda itu dan tentu agenda lain bila diperlukan," Sudirman menambahkan.

Sudirman Said juga mengajukan penurunan asumsi lifting minyak dalam APBNP 2016.

"Asumsi APBN sebelumnya 830 ribu BOEPD kami ajukan penyesuaian menjadi 810 ribu BOEPD," kata Sudirman Said.

Lebih lanjut Sudirman saat ini realisasi lifting minyaj nasional sebesar 808 Ribu BOEPD.

Selain asumsi lifting asumsi harga minyak dunia juga berubah dari semula 50 dollar per barel menjadi 40 dollar per barel. Menurut Sudirman dengan kondisi sekarang angka 40 dollar per barel sudah cukup aman bagi keuangan Indonesia.

"Banyak pihak ramalkan akhir tahun 50 -60 dollar perbarel. Apa bila dirata-rata maka jika boleh dipertimbangkan harga 40 dollar sebagai asumsi APBN-P," tandas Sudirman. Menurut Sudirman dengan asumsi 40 dollar diharapkan membantu fiskal. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login