IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Pengamat Energi: Batalkan Upaya Pembentukan Holding Energi

Pengamat Energi: Batalkan Upaya Pembentukan Holding Energi

Written By Indopetro portal on Friday, 3 June 2016 | 15:56

indoPetroNews.com-Holding energi yang digulirkan pemerintah dinilai tidak jelas arahnya. "Sebatas penggabungan dua perusahaan, antara Pertamina dan PGN," kata mantan anggota tim anti mafia migas, Fahmy Radhi, dalam acara talkshow dalam rangka HUT emas KAHMI ke 50, bertajuk "Holding Energi untuk Apa"? pada Jumat siang (3/6/2016) di Majelis KAHMI Jakarta.

Sejatinya, kata Fahmy, holding dimulai dari penggabungan antara Pertagas dan PGN. "Yang terjadi saat ini sebatas hanya upaya merger Pertamina dan PGN serta sifatnya jangka pendek," tandas Fahmy. Anehnya, ungkap Fahmy, tujuan holding ini tidak jelas tujuannya untuk apa.

Bahkan, ironisnya, kata Fahmy, malah disederhanakan agar Pertamina dapat berhutang. "Ini lucu," tegas Fahmy sembari meminta Presiden Jokowi untuk membatalkan rencana pembentukan holding.

"Batalkan pembentukan holding BUMN Energi yang hanya menunjuk Pertamina sebagai perusahaan holding dengan mengambil alih PGN sebagai anak perusahaannya," tegas Fahmy.

Namun demikian, ungkap Fahmy, rencana tersebut dapat diproses ulang yang mensinergikan seluruh BUMN Energi, yang terdiri dari BUMN minyak dan gas bumi (migas), mineral dan batu bara (minerba), listrik, serta energi baru terbarukan, di bawah perusahaan holding yang akan dibentuk. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login