IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , » Pengamat Hukum Migas: Pertamina Harus Diperkuat

Pengamat Hukum Migas: Pertamina Harus Diperkuat

Written By Indopetro portal on Monday, 20 June 2016 | 08:54

indoPetroNews.com- Keberadaan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) sepanjang saya ikuti di Mahkamah Konstitusi (MK) belum tuntas. Karena itu kedudukannya belum kuat dan ad hoc sifatnya.  Apalagi Undang-undang (UU) migas pun juga belum rampung di legislatif.

“Senyampang UU Migas belum rampung, maka keberadaan SKK Migas perlu dikaji lagi,” kata pengamat hukum migas,  Djoko Edi Abdurrahman di Jakarta. Disamping SKK Migas, kata mantan politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang energy harus diperkuat.

“Pertamina harus dikuatkan. Artinya, negara harus memperkuat Pertamina dalam penguasaan tambang migas. Kalau perlu diberi hak monopoli karena energy adalah menyangkut hajat hidup orang banyak,” tegasnya. Tidak seperti sekarang, di mana Pertamina disamakan dengan perusahaan migas asing lainnya.

Menurut hemat Djoko Edi, pemerintahan era Jokowi-JK ini mengikuti pola Cina, yaitu memperkuat negara di dalam penguasaan. “Karena itu, Pertamina harus dikuatkan.  Misalnya dengan diberi hak privilege oleh negara. Ini untuk menjamin terimplementasinya  pasal 33 Undang-undang Dasar (UUD) 1945. Jadi tidak semuanya diserahkan kepada pasar. dan ini namanya negara hadir,” katanya. (Sofyan)

Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login