IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Pengamat: Masih Ada Mafia Migas di ISC

Pengamat: Masih Ada Mafia Migas di ISC

Written By Indopetro portal on Tuesday, 7 June 2016 | 11:15

indoPetroNews.com-Mafia minyak dan gas bumi (migas) tidak lantas mati dengan dibubarkannya Petral. “Dia (mafia –red.) akan bermigrasi,” kata mantan anggota Tim Anti Mafia Migas kepada indoPetroNews.com Selasa (7/6/2016) di Jakarta. Sebagai informasi, Pertamina Energy Trading Ltd (PT Petral) adalah  anak usaha PT Pertamina (persero).

Salah satu contohnya, kata Fahmy, yang kini menjadi pengamat migas, migrasi Mohammad Reza dari bisnis minyak ke Freeport Indonesia, pertambangan emas di Papua. “Boleh jadi Integrated Supply Chain (ISC)pun tidak pernah lepas dari incaran para mafia migas. Oleh karena itu sistemnya harus diperbaiki,” kata Fahmy.

Apa indikatornya? “Kalau tidak ada penghematan dalam tata kelola minyak Pertamina maka mafia migas masih ada di ISC,” jawab Fahmy. Tetapi kalau ada penghematan besar maka ISC sudah dapat menghilangkan mafia.

Fahmy mengaku mendengar bahwa ada beberapa tender pengadaan minyak mentah yang dilakukan oleh ISC secara tidak transparan. “Praktek-praktek semacam itu tidak lepas dari mafia migas. Oleh karena itu, direktur ISC harus membuktikan kepada publik bahwa ISC sudah bersih dari praktek-praktek tidak transparan,” tegas Fahmy, sembari mengimbuhkan dirinya yakin bahwa ulah mafia migas masih ada di ISC.


“Ada beberapa keputusan yang tidak ada adil. Ada beberapa proses tender yang tertutup juga,” cetusnya. Pria yang sehari-hari menjadi associate professor di Fakultas Ekonomi dan bisnis di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta ini berharap agar proses tender di ISC terbuka. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login