IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Analisa Trend Mayor dan Minor Crude Oil

Analisa Trend Mayor dan Minor Crude Oil

Written By Indopetro portal on Wednesday, 13 July 2016 | 11:49

indoPetroNews.com- Cadangan minyak untuk perusahaan komersial di AS berkurang sekitar 2.1 juta barel, menurut data hingga 7 Juli lalu. “Pengaruh pada USD dan minyak cukup signifikan jika dilihat dalam trend jangka panjang. USD turun dan Harga minyak naik. Dengan Supply Minyak yang semakin menurun, pasar semakin kesulitan dalam hal pengadaannya, terutama bagi kalangan industri yang tidak lepas dari kebutuhan energy,” kata analis minyak Abu Hasan, tentang trend mayor minyak seperti dikutip oleh seputarforex pada Rabu (13/7/2016). 

Dengan kata lain, katanya, pada chart kali ini masih ada pengaruh bearish jangka panjang untuk USD dan bullish jangka panjang pada minyak.
Dengan adanya pengaruh bearish USD dan bullish minyak, maka harga minyak berpeluang buy. “Hal ini juga didukung dengan trend harian minyak yang pada hari sebelumnya adalah bullish,” katanya.

Abu Hasan juga mengalisa soal trend minor minyak. Menurutnya, minyak berakhir bullish. “Penyebabnya karena USD yang mendadak mendapat pengaruh dari level kuat 96.22, dan mungkin juga seller telah diingatkan dengan data penurunan persediaan minyak di tanggal 7 Juli sebelumnya,” terang Abu Hasan.

Hal ini, lanjutnya, menyenbabkan sebagian besar negara pengimpor minyak kesulitan dan membuat harga minyak semakin naik. efek brexit sudah melemah sehingga hal tersebut sudah dapat diabaiakan dalam analisa. dengan adanya pengaruh bearish USD dan bullish minyak seperti yang telah dijabarkan pada analisa trend mayor maka buy dapat dibuka pada minyak.

“Buy dapat dibuka pada harga sekarang dengan stop loss pada level 44.42 dan take profit pada level 48.60 yang merupakan level kuat terdekat di atas harga saat ini. Jika trader tidak ingin membatasi profit dengan take profit, maka SL plus dapat digunakan saat trader menemui kesempatan ketika harga sudah cukup jauh dari open posisi dalam kondisi profit,” terangnya.

Khusus untuk pengguna martingale yang mengacu pada jurnal minyak, kesempatan Buy datang kembali dan saatnya melakuan perbaikan pada buy yang terfloating dengan rumus b pada jurnal minyak.

Lebih jauh Abu Hasan menyatakan bahwa rekomendasi  buy di harga sekarang  dengan stop loss pada level  44.42 dan take profit di-hold menggunakan strategi SL plus, atau bisa diletakkan pada level 48.60.

“Bagi pengguna martingale, stop loss dapat dihilangkan dan dilakukan diversifikasi akun seperti pada jurnal minyak dan forex cross. Jika ada sinyal open posisi, ada saatnya posisi dapat langsung dibuka pada pagi hari tanpa menunggu harga menyentuh level kuat dikarenakan martingale yang tidak menggunakan batasan-batasan level sebagai ukuran risk/rewardnya, melainkan hanya menggunakan kekuatan balance,” ucap Abu Hasan.


Aturan-aturan penggunaan lot harus dipatuhi untuk menghindari MC, sehingga jika MC terjadi maka akun yang lain masih ada. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login