IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , , » CNOOC Alami Kerugian Pertama Kalinya Pada Semester Awal Tahun Ini

CNOOC Alami Kerugian Pertama Kalinya Pada Semester Awal Tahun Ini

Written By Indopetro portal on Thursday, 25 August 2016 | 16:26

indoPetroNews- Perusahaan produsen minyak dan gas bumi (migas) offshore Cina terbesar China National Offshore Oil (CNOOC) Ltd. tercatat mengalami kerugian pertama kalinya dalam semester awal sebesar US$1.16 triliun (sekitar 7.74 triliun yuan) akibat biaya kerusakan hebat sebelumnya dan rendahnya harga crude oil.

Para analis sudah mengantisipasi CNOOC akan merugi US$1.2 triliun dan pihak perusahaan sendiri mengakui telah memperkirakan kerugian di tengah tahun pertama tahun ini. Adapun sebelumnya pada semester pertama 2015, Cnooc mendapatkan net profit sebesar US$2.2 triliun (14.7 triliun yuan).


Semester awal kali ini, Cnooc harus menerima kenyataan harus mengeluarkan US$1.56 triliun (10.359 triliun yuan) untuk ganti rugi kerusakan dan ketentuan yang dibuat oleh Chairman Yang Hua mengenai asset oil sand Kanada, seperti yang disampaikan oleh pihak manajemen kepada Bloomberg. Meskipun demikian harga yang rendah dan biaya produksi yang relatif tinggi tidak akan mengurangi rasa percaya diri CNOOC pada investasi oil sand.

Dari Januari hingga Juli, CNOOC melaporkan biaya all-in per barrel of oil equivalent (boe) yang turun 15.5 persen menjadi US$34.86. Dimana memangkas capital expenditure hingga 33.3 persen.

Produksi perusahaan dari offshore di Cina naik 2.4 persen dari beberapa proyek baru, sementara output luar negeri turun 2.9 persen, paling banyak disebabkan oleh tutupnya proyek oil sand di Kanada akibat insiden dan kebakaran hutan. Perusahaan pun pada akhirnya tetap memenuhi target tahunan memproduksi 470 sampai 285 juta barel.

Di luar kerugian tengah tahun yang sangat besar ini, CNOOC mengumumkan adanya interim dividend sebesar $0.02 per saham, sudah termasuk pajak.

Baru-baru ini analis mengatakan bahwa perusahaan minyak Cina mungkin melakukan pembayaran dividen dalam upaya untuk menenangkan kekhawatiran investor akan penurunan harga energi.

“Untuk harga minyak saat ini, perusahaan minyak besar milik Cina ini hanya dapat membayar dividen untuk menjaga para investornya dan menarik investor baru lainnya,” kata analis North Square Blue Oak Ltd. Tian Miao, pada (24/8).


China International Capital Corp. dan Morgan Stanley telah memproyeksikan bahwa CNOOC mungkin sedang mempertimbangkan dividen khusus untuk investor. (Gadih/Oilprice)

Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login