IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » FSPPB Berharap Menteri Archandra Lanjutkan Pemberantasan Mafia Migas

FSPPB Berharap Menteri Archandra Lanjutkan Pemberantasan Mafia Migas

Written By kusairi kusairi on Friday, 5 August 2016 | 10:04

indoPetroNews.com - Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB), Noviandri, menyambut baik terpilihnya Archandra Tahar menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang menggantikan Sudirman Said. Walaupun demikian, Menteri Archandra Tahar harus didampingi oleh figur yang tepat untuk menjadi Wakil Menteri. Pasalnya, terlalu banyak tekanan dari kanan dan kiri.

"Menteri harus siap menghadapi tekanan dari berbagai kalangan. Kalau pribadi menterinya saya percaya beliau prefesional," tegas Noviandri, Kamis (4/8/2016) di Jakarta.

Pihak FSPPB menengarai upaya pemberantasan mafia minyak dan gas bumi harus terus digalakkan karena tidak mustahil akan muncul mafia-mafia baru. "Menteri Sudirman Said sudah memulainya walaupun masih belum maksimal," tandasnya.

Pihak FSPPB dalam waktu dekat akan melakukan audiensi dengan Menteri ESDM Archandra Tahar. "Kita sudah susun agenda audiensinya," ujar Noviandri, sembari mengimbuhkan bahwa saat ini mulai terlihat upaya-upaya untuk memecah belah Pertamina menjadi anak usaha.

Ia menambahkan bahwa Presiden Jokowi telah menggaungkan Nawacita. "Nawacita ini sejatinya juga menegakkan kedaulatan energi di Tanah Air. Karena itu, skenario untuk memecah Pertamina menjadi beberapa anak usaha sebenarnya bertolak belakang dengan cita-cita mewujudkan kedaulatan energy," papar Noviandri, sembari menambahkan bahwa skenario memecahbelah Pertamina juga dapat ditelisik dari rencana Kementerian BUMN untuk mengalihkan aset perusahaan PT Pertamina Geothermal Energi (PGE) kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang telah memasuki tahap lanjut dan disepakatinya Memorandum of Understanding (MoU) kedua BUMN tersebut.

Lebih jauh Noviandri melanjutkan bahwa upaya-upaya untuk pemecahan Pertamina sebagai perusahaan energy terus dilakukan hingga kini. "Karena itu perlu ada proteksi terhadap Pertamina dan anak-anak usahanya," tegas Noviandri. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login