IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , , , , » Kepala BATAN : Aspirasi Gubernur dan Bupati Lebih Didengar Presiden Ketimbang Suara Kita

Kepala BATAN : Aspirasi Gubernur dan Bupati Lebih Didengar Presiden Ketimbang Suara Kita

Written By Indopetro portal on Wednesday, 24 August 2016 | 12:34

indoPetroNews- Strategi untuk segera merealisasikan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir  (PLTN) akan lebih efektif dilakukan secara lebih gencar oleh pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) atau Pemerintah Kabupaten (Pemkab).

Apalagi Indonesia saat ini sedang berada dalam krisis energi dan cadangan energi fosil semakin menipis, sedangkan kebutuhan energi sudah sangat tinggi sebagai akibat meningkatnya industri. Ditambah lagi target pemerintah untuk mengembangkan energi baru terbarukan sebesar 23% pada 2025.

"Bukan BATAN (Badan Tenaga Nuklir Nasional) yang harus gencar menyuarakan tetapi pihak Pemda atau Pemkab. Ini akan lebih didengar oleh Presiden. Kita hanya membantu merealisasikan," kata Kepala BATAN, Djarot Sulistio Wisnubroto kepada sejumlah media, termasuk indoPetroNews.com Selasa siang (23/8/2016) di Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspitek) Serpong, Tangerang Selatan, Banten.

Aspirasi dari mereka, lanjut Djarot, genuine dari masyarakat setempat. "Pak Gubernur Kaltim (Kalimantan Timur) dan Kalbar (Kalimantan Barat) serta Badan Pengusahaan Batam, yang sangat proaktif untuk membangun pembangkit nuklir. Mereka langsung berbicara dan meminta ini (PLTN-- red.) kepada Presiden. Metode ini lebih efektif ketimbang BATAN yang bersuara," imbuhnya.

Menurut Djarot, selama lebih kurang 40 tahun BATAN melakukan studi kelayakan tentang nuklir di Muria, Jawa Tengah. "Dan yang  belum selesai di Banten. Karena bagaimana pun dukungan warga dan pemerintah setempat menjadi sangat penting," tambahnya.

Dia juga menyinggung soal penghematan yang dilakukan pemerintah terhadap BATAN. "Ada penghematan sekitar Rp 120 miliar dari total Rp 800 miliar. Ini mengganggu promosi dan maintenance fasilitas nuklir serta reaktor agar tetap terjaga aman dan selamat. Ini juga bukti bahwa Sumber Daya Manusia mampu mengelola fasilitas nuklir," tegas Djarot. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login