IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Kepala SKK Migas : Proyek Tangguh Train 3 hanya Satu-satunya di Dunia

Kepala SKK Migas : Proyek Tangguh Train 3 hanya Satu-satunya di Dunia

Written By kusairi kusairi on Wednesday, 3 August 2016 | 20:51

indoPetroNews.com - Proyek LNG Tangguh Train 3 dalam kacamata internasional   merupakan  proyek yang luar biasa. "Karena hingga awal Agustus 2016, Final Investment Decision (FID) untuk LNG Train itu di dunia ini tidak ada, kecuali Tangguh Train 3," tegas Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Amien Sunaryadi, dalam acara "Penandatanganan Perjanjian Pembiayaan Proyek Tangguh Train 3" di Ruang Serba Guna SKK Migas, Gedung Wisma Mulia, Jakarta,  Rabu (3/8/ 2016).

Pujian tersebut, bukan pernyataan dirinya. "Ungkapan itu saya kutip dari Chairman International Energy Association," katanya. Pada saat bisnis migas di negara-negara lain sedang tiarap, tambah Amien, di Indonesia ada FID Tangguh Train 3.

Proyek berbiaya total sekitar USD8 miliar diharapkan selain mampu menciptakan kondisi kondusif juga dapat memberikan sinyal positif bahwa Indonesia tetap menarik bagi para investor.

Proyek Tangguh Train 3 ini, lanjut Amien, juga untuk memberdayakan masyarakat lokal (Papua Barat dan Papua) dan pengembangan industri lokal. "Masyarakat setempat harus diajak  untuk ikut membangun," ujar Amien sembari menambahkan bahwa sebanyak 35% pengadaan barang dan jasa dari produk dalam negeri, 35% TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) dan 35% pengembangan sumur juga dari peralatan dalam negeri.

Selain melibatkan perbankan nasional, yaitu Bank Mandiri, BNI dan BRI, proyek Tangguh Train 3  menggandeng pihak luar. "Sebanyak USD3,74 miliar berasal dari pinjaman Cina, Jepang, Korea, Perancis dan Singapura," terang Amien. 

Amien mengungkapkan, sekitar 75% produksi LNG ini akan diperuntukkan di dalam negeri, seperti proyek pembangkit listrik 35.000 MW serta gas untuk Provinsi Papua Barat dan Papua..Skema pinjaman yang dilakukan melalui Trustee Borrowing Scheme (TBS). Selain melibatkan bank-bank nasional dan PT Indonesia Infrastructure Finance, proyek ini juga melibatkan bank internasional yang terdiri dari afiliasi dari Mizuho Bank, Bank of China, China Construction Bank, The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFK, Sumitomo Mitsui Banking Corporation, DBS Bank, United Overseas Bank, BNP Paribas, Credit Agricole Corporate and Investment Bank, Oversea-Chinese Banking Corporation, Korea Development Bank, Shinsei Bank, dan KfW Bank. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login