IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » PHE ONWJ dan Sejumlah KKKS Raih Penghargaan Kinerja SCM Terbaik 2015

PHE ONWJ dan Sejumlah KKKS Raih Penghargaan Kinerja SCM Terbaik 2015

Written By kusairi kusairi on Wednesday, 3 August 2016 | 13:28

indoPetroNews.com - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengapresiasi beberapa Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS) Eksploitasi. Penghargaan diberikan pada acara"Pemberian Penghargaan Kepada KKKS Eksploitasi atas Kinerja Pengelolaan Rantai Suplai tahun 2015”, pada Rabu (3/8/2016) di Ruang Serbaguna SKK Migas, Gedung City Plaza Lantai 9, Jakarta.

Terpilih sebagai penerima penghargaan untuk kategori Kinerja Terbaik Pengelolaan Rantai Suplai (Supply Chain Management/SCM) 2015, di antaranya Pertamina Hulu Energi (PHE) Offshore North West Java (ONWJ), Petronas Carigali dan Santos Madura Offshore.

Wakil Kepala SKK Migas, M.I Zikrullah mengucapkan selamat atas keberhasilan dan capaian prestasi tersebut. Zikrullah juga menyerahkan piagam penghargaan kepada ketiga Kontraktor KKS yang telah dinobatkan sebagai peraih Kinerja Terbaik Pengelolaan Rantai Suplai.

"Kita hari ini menyerahkan apresiasi dari aspek Key Performance Indicators (KPI)," kata
Deputi Pengendalian Dukungan Bisnis SKK Migas Rudianto Rimbono dalam sambutannya di acara yang berlangsung pada Pukul 08.16 WIB hingga 10.30 WIB itu.

Hadir dalam kesempatan itu selain M.I Zikrullah dan Rudianto Rimbono adalah staf pimpinan SKK Migas, para pimpinan dan perwakilan Kontraktor KKS Eksploitasi dan Eksplorasi, serta para pimpinan Supply Chain Management (SCM) di masing-masing Kontraktor KKS.

Menurut Rudianto, industri migas (minyak dan gas bumi), sesuai amanat UU Migas 22/2001 Pasal 3, disebutkan bahwa migas diperuntukkan sebagai upaya menumbuhkan industri. "Intinya menjadi lokomotif pertumbuhan dan pembangunan nasional. Sebab sebesar 30% hingga 80% support-nya berasal dari industri hulu migas," tandas Rudianto.

Lebih lanjut Rudianto mengemukakan bahwa penilaian penghargaan kepada Kontraktor KKS didasarkan pada beberapa unsur penilaian. "Bukan hanya aspek pengadaan saja tetapi juga menyangkut kapasitas dan pengelolaan aset serta kepabeanan," ujarnya, sembari mengimbuhkan soal kategori penghargaan ini yang masih mengadopsi penghargaan serupa pada tahun lalu, yaitu kategori Pengadaan Kecil; Pengadaan Menengah; dan Pengadaan Besar.

Hal lain yang disampaikan Rudianto adalah soal Centralized Integrated Vendor Database (CIVD) atau sebuah sistem pengadaan para vendor dalam industry hulu migas secara terintegrasi. "CIVD ini akan diberlakukan pada awal Januari tahun 2017. Semua Kontraktor KKS dan vendor harus memasukkan data-data dan dokumennya ke CIVD," tegas Rudianto. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login