IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Deputi Pengendalian Operasi SKK Migas : Permintaan Petrochemical Saat Ini Meningkat

Deputi Pengendalian Operasi SKK Migas : Permintaan Petrochemical Saat Ini Meningkat

Written By kusairi kusairi on Thursday, 29 September 2016 | 10:44

indoPetroNews.com - Akhir-akhir ini terjadi peningkatan permintaan petrochemical di kalangan industri dalam negeri. Namun sayangnya terkendala oleh harga yang kecil sehingga  keekonomiannya tidak ketemu.

Demikian salah satu poin penting yang dikemukakan Deputi Pengendalian Operasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Muliawan  pada acara “Sharing Knowledge Petrochemical", Kamis (29/9) di Ruang Serbaguna SKK Migas, Gedung City Plaza Lantai 9, Jalan Gatot Subroto, Jakarta.

"Misalnya industri di Kaltim yang meminta pasokan petrochemical untuk pupuk. Karena tak terpenuhi, akhirnya petrochemicalnya diekspor," katanya. Muliawan  tidak menampik, ekspor gas dan petrochemical kurang memberikan nilai tambah (added value) bagi Indonesia.

Oleh sebab itu, Muliawan berharap, di masa mendatang dapat dibangun kompleks petrochemical yang holistik, dari upstream  (hulu) hingga downstream (hilir). "Bila ini dilakukan maka akan memberi nilai tambah bagi peningkatan industri dalam negeri," paparnya.

Dia juga menyatakan, persoalan harga petrochemical perlu ada kajian secara holistik. Kajian  yang dilakukan secara komprehensif dari upstream hingga downstream. "Apabila pembangunan kompleks petrochemical dapat dilakukan, pemenuhan kebutuhan dalam negeri bisa dipenuhi dengan harga yang ekonomis," kata Muliawan, sembari berharap forum ini dapat dimanfaatkan maksimal oleh karyawan SKK Migas untuk peningkatan wawasan dan pengetahuan, khususnya terkait petrochemical bagi pengembangan industri.

Sementara itu, James dari IHS Markit, mempresentasikan soal Global Energy & Petrochemical Industry Outlook Opportunities and Implicating for Indonesia. Menurut James industri petrochemical adalah
industri yang memproduksi barang berbahan baku minyak bumi dan gas. "Industri petrokimia mulai mengonversi produk dari minyak bumi dan lemak nabati pada tahun 1918," kata James. Proses industrialisasi petrochemical semakin meluas hingga saat ini.

James juga mengutarakan bahwa permintaan produk petrokimia di Asia, khususnya di Indonesia mengalami pertumbuhan permintaan yang tinggi dipicu oleh kombinasi faktor-faktor non-cyclical termasuk di dalamnya investasi dalam skala besar dari industri manufaktur, produk pengganti dari bahan dasar, naiknya tingkat pendapatan dan jumlah populasi yang meningkat.

Tema lain yang juga diulas dalam forum Sharing Knowledge Petrochemical ini adalah Petrochemical Business & Value Chain, Current practices of the global petrochemicals industry – insights from an integrated energy company, dan Overview Business Process Olefin Petrochemical Industry Indonesia & Relationship with Oil & Gas Sectors. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login