IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , , » Dirut Pertamina : Antara Saudi Aramco dan Rosneft, Kita Pilih yang Lebih Cepat

Dirut Pertamina : Antara Saudi Aramco dan Rosneft, Kita Pilih yang Lebih Cepat

Written By Indopetro portal on Thursday, 1 September 2016 | 08:47

indoPetroNews- Peningkatan kerja sama Pertamina dengan perusahaan minyak dan gas (migas) internasional terus digalakkan. Utamanya dengan Saudi Aramco. belakangan muncul Rosneft, perusahaan migas asal negara Beruang Merah, Rusia. Diantara keduanya, perusahaan manakah yang akan dipilih Pertamina?

Sebenarnya, Pertamina telah menjalin kerjasama dengan Saudi Aramco terkait kilang Cilacap. “Belum lama ini ada rapat yang membicarakan upaya peningkatan kerjasama Indonesia dengan Saudi Arabia. Pertamina telah memiliki hubungan erat dengan Saudi Aramco,” kata Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto, Rabu (31/8/2016) di Jakarta.

Menurutnya, kilang Cilacap adalah salah satu yang sedang dikerjasamakan dengan Saudi Aramco. “Untuk mempercepat realisasinya, yang kita kejar saat ini bagaimana joint venture ini bisa direalisasikan,” katanya. Target yang disepakati hingga Desember 2016.

Bahkan, kata Dwi Soetjipto, pihaknya terus mendorong agar lebih cepat dari target Desember. “Kalau bisa Oktober atau Nopember 2016,” katanya.

Diakui oleh Dwi Soetjipto, selain Saudi Aramco, Pertamina juga menjalin kerja sama dengan Rosneft. “Perusahaan migas asal Rusia ini belakangan masuk malah mungkin bisa lebih cepat. Kita lihat saja dari dua pihak ini (Saudi Aramco dan Rosneft) mana yang lebih cepat,” ujar Dwi Soetjipto.

Sementara SVP Upstream Business Development Pertamina, Denie Tampubolon, kerja sama dengan perusahaan minyak Rusia, Rosneft, sebenarnya sudah pernah dibuatkan perjanjian kerja sama. Namun, sampai mana kelanjutannya, Pertamina masih lakukan review.
"Ini kerja sama G to G, jadi skemanya akan dibicarakan di level yang lebih tinggi. Ini kan konteksnya kerja sama dua perusahaan minyak negara," tuturnya.

Sebagai catatan, Rosneft adalah perseroan terbatas minyak terbesar di dunia, yang terlibat dalam eksplorasi, produksi, pengilangan, serta pemasaran minyak mentah dan gas alam. Kantor pusat perusahaan berada di Moskow.

Didirikan tahun 1993 dari aset yang sebelumnya dipegang oleh Rosneftegaz, yakni perusahaan yang dibentuk dari Kementerian Minyak dan Gas Soviet. Tahun 1995, Rosneft menjadi sebuah perusahaan saham patungan terbuka.

Pemerintah Rusia memiliki saham mayoritas di Rosneft sebanyak 69,5%. British Petroleum (BP) memegang 19,75% kepemilikan perusahaan. Tahun 2006, perusahaan ini memiliki salah satu IPO terbesar dalam sejarah, dengan sekitar 15% sahamnya ditawarkan di Russian Trading System dan London Stock Exchange.

Diantara perdagangan Rosneft adalah menangani lebih dari 20% pengilangan minyak mentah Rusia, dengan sebelas kilang minyak di wilayah Rusia. Rosneft berencana untuk meningkatkan keberadaannya di pasar gas alam, khususnya pasar gas alam cair. Perusahaan ini berencana membangun pabrik gas alam cair dengan ExxonMobil di Timur Jauh Rusia. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login