IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , , » Eksplorasi Laut Masa Depan Migas Indonesia

Eksplorasi Laut Masa Depan Migas Indonesia

Written By Indopetro portal on Thursday, 8 September 2016 | 09:02

indoPetroNews- Menyinergiskan dan meningkatkan kegiatan survei kelautan menjadi salah satu cara untuk memaksimalkan potensi dan cadangan minyak dan gas bumi (migas) nasional. Revitalisasi wadah yang disebut sebagai Konsorsium Riset Migas Kelautan diharapkan berperan untuk menyinergikan semua kekuatan riset migas di laut.

“Dalam ringkasan laporan interim Komite Eksplorasi Nasional (KEN) telah disampaikan pencapaian KEN, untuk menghidupkan kembali Konsorsium Riset Migas Kelautan sebagai forum untuk menyinergiskan dan meningkatkan kegiatan survei kelautan sebagai salah satu bagian kegiatan eksplorasi migas,” kata Andang Bachtiar, mantan Ketua KEN dalam rilisnya yang diterima indoPetroNews.com Kamis (8/9/2016).

Menurut penggagas Deklarasi Konsorsium Riset Migas Kelautan Nasional 2016 ini, status cekungan migas Indonesia saat ini 70% berada di laut dan masih ada 33% area cekungan di laut yang tidak ada datanya sama sekali. Meskipun demikian, lanjut Andang, bukan berarti di 67% area cekungan laut yang sudah ada data seismiknya.

“Kita memahami bagaimana kondisi sistem migasnya, karena masih banyak Pekerjaan Rumah yang harus dilakukan untuk merapatkan data eksplorasi di area tersebut dan sekaligus mengevaluasinya,” paparnya.

Dia menyatakan kendala eksplorasi di darat lebih banyak dijumpai dari pada di laut. Oleh karena itu, eksplorasi di laut akan menjadi pilihan utama untuk terobosan eksplorasi migas Indonesia. “Saat ini kita sudah mempunyai kapasitas nasional untuk melakukan survei laut,” tegasnya.

Andang berharap dengan adanya Konsorsium Riset Migas Kelautan Nasional maka temuan cadangan migas terutama di daerah offshore akan dipercepat melalui sinergi berbagai kapasitas nasional untuk melakukan riset dan eksplorasi di laut.

“Kemenko (Kementerian Koordinator) Maritim dan sekaligus Kementerian ESDM telah menunjukkan dukungan penuh atas terbentuknya konsorsium Riset Migas Kelautan Nasional,” imbuh Andang.

Seperti diketahui, Konsorsium Riset Migas Kelautan dideklrasikan pada Rabu pagi (7/9/2016) di Auditorium Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat. Acara deklarasi dihadiri oleh Pelaksana tugas (Plt) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Luhut Binsar Pandjaitan. Dalam kesempatan tersebut Luhut memberikan keynote speech.
Hadir pula dalam acara deklarasi tersebut antara lain Djoko Santoso (Professor of Exploration Geophisyc dari ITB), Rovicky Dwi Putrohari, (VP Exploration PT Saka Energy), Muhammad Burhanuddinor, (Dosen Teknik Geologi Universitas Trisakti), Doddy Priambodo, (Senior VP Eksplorasi PT Pertamina), Muhammad Wafid (Kepala Pusat Survei Geologi), dan Budi N Pangaribuan (Direktur Pengembangan Usaha Perusahaan PT Elnusa. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login