IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , , » Kurtubi: Kalau Harga Minyak Naik, Kita Ribut Lagi Soal Konversi BBM ke BBG

Kurtubi: Kalau Harga Minyak Naik, Kita Ribut Lagi Soal Konversi BBM ke BBG

Written By Indopetro portal on Monday, 19 September 2016 | 12:35

indoPetroNews- Anjloknya harga minyak dunia memengaruhi program konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG).

“Harga BBM jenis premium murah. Selain itu  SPBG (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas) juga sedikit,” kata anggota Komisi VII Kurtubi kepada indoPetroNews.com Minggu sore (18/9/2016) di Jakarta. Pun juga converter kit juga susah disediakan.

Namun, kata politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) ini, bila harga minyak mentah kembali merangkak naik hingga US$100 per barel baru ribut lagi. Apalagi saat ini terjadi pemangkasan anggaran di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait pembangunan SPBG.

Seperti diketahui, anggaran Kementerian ESDM dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2016 dipangkas Rp 604 miliar dari sebelumnya Rp 8,345 triliun di APBN 2016 menjadi Rp 7,741 triliun.

Salah satu anggaran yang terkena pemotongan besar-besaran adalah program pembangunan SPBG. Jadi, dapat dipastikan program konversi BBM ke gas dipastikan terkena dampaknya.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, IGN Wiratmaja Puja, mengungkapkan bahwa tahun ini pihaknya hanya akan membangun 2 SPBG. Sebelumnya ESDM menganggarkan dana untuk pembangunan 25 SPBG tahun ini. "APBN-P Ditjen (Direktorat) Migas dipotong, awalnya kita rencanakan 25 SPBG jadi 2 dulu," kata Wiratmaja. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login