IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , , » Mesir Mulai Rencana Privatisasi Perusahaan Minyak Senilai US$10 miliar

Mesir Mulai Rencana Privatisasi Perusahaan Minyak Senilai US$10 miliar

Written By Indopetro portal on Tuesday, 20 September 2016 | 13:20

indoPetroNews- Otoritas Mesir hendak memulai program initial public offering (IPO) dengan beberapa perusahaan milik negara dengan harapan akan mendapatkan US$10 miliar dari listing dalam tiga sampai lima tahun. Hal ini disampaikan oleh Menteri Investasi Mesir Dalia Khorshid melalui surel kepada Bloomberg pada Senin (19/9).

Saat ini, pemerintah sedang mengulas perusahaan manakah yang dapat turut serta dalam program IPO, dan banyak pula perusahaan yang akan direstrukturisasi berdasarkan listing masing-masing, dimulai dengan perusahaan listrik. Selain perusahaan minyak, bank milik negara juga akan diprivatisasi.

Sebagian hasil yang akan diperoleh Pemerintah Mesir akan digunakan untuk mengurangi budget deficit, yang kini berdampak paling besar di negara-negara Timur Tengah.

Agustus lalu, Pemerintah Mesir telah mencapai perjanjian yang tentatif dengan International Monetary Fund (IMF) untuk pinjaman US$12 miliar, sebagai ganti untuk reformasi, mengurangi budget deficit, mengembalikan kepercayaan investor dan menunjang pertumbuhan. IMF memperkirakan utang Pemerintah Mesir akan jauh berkurang menjadi sekitar 88 persen dari gross domestic product (GDP) pada periode 2018/2019, dari 98 persen pada periode 2015/2016.

Chief Executive NI Capital, salah satu perusahaan milik negara, Ashraf El-Ghazaly menyampaikan bahwa saat ini Pemerintah Mesir berharap akan mendaftar dua atau tiga perusahaan milik negara pada tahun pertama program IPO.

Bulan lalu, Menteri Perminyakan Mesir Tarek El Molla mengatakan bahwa pemerintah telah mengirimkan 8 nama perusahaan minyak ke Kementerian Investasi untuk dilakukan studi serta membuka jalan untuk mengeluarkan saham mereka di bursa atau meningkatkan modal mereka.

“Diantara nama-nama yang kami pelajari adalah Middle East Oil Refinery (MIDOR) dan Egyptian Ethylene and Derivatives Company, dan kami sedang mempertimbangkan menambah modal untuk Alexandria Mineral Oils Co., MIDOR, and Misr Fertilizers Production Company,” kata El Molla.

Mesir yang kini tengah menikmati penemuan minyak besar-besaran, juga sedang bersiap meningkatkan produksi gas alamnya hingga 30 persen pada 2019. Beberapa perusahaan besar asing yang ikut dalam bisnis minyak dan gas bumi (migas) Mesir adalah BP, Eni dan Apache Corporation. (Gadih/oilprice)

Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login