IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , » Negara-negara OPEC Bersepakat Pangkas Produksi Minyak

Negara-negara OPEC Bersepakat Pangkas Produksi Minyak

Written By Indopetro portal on Thursday, 29 September 2016 | 17:58

indoPetroNews- Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) Kamis pagi (29/9/2016) mengumumkan kesepakatan pembatasan output pertamanya sejak tahun 2008 pasca pertemuan informal di Aljazair.

Padahal sebelumnya para pakar cenderung pesimis negara-negara produsen minyak bakal mencapai persetujuan dalam pertemuan informal tersebut.

Seperti diberitakan, sejumlah negara produsen minyak yang tergabung dalam OPEC, termasuk Arab Saudi dan Iran yang selama ini berseteru, ternyata bersepakat untuk mengurangi output dalam kisaran 32.5 - 33 juta barel per hari (bph) dari output-nya saat ini di angka 33.24 bph. Dengan adanya kesepakatan ini berarti akan ada penurunan sekitar 700,000 bph. Langkah ini secara efektif menjadi penetapan kembali batas atas produksi OPEC yang satu tahun lalu pernah dihapuskan.

Namun demikian, ketetapan mengenai berapa banyak masing-masing negara akan memangkas produksinya belum dibuat. Diskusi akan digelar lagi di pertemuan resmi OPEC di Wina, Austria, pada November 2016, dimana kesepakatan pembatasan output juga akan dibahas bersama negara-negara produsen minyak Non-OPEC seperti Rusia.

Selain itu, Menteri Energi Arab Saudi, Khalid Al-Falih mengatakan bahwa Iran, Nigeria, dan Libya akan diperbolehkan untuk berproduksi "pada level maksimal yang masuk akal" sebagai bagian dari kesepakatan pembatasan output. Hal ini jauh berbeda dengan pernyataan berulang Saudi selama ini yang bersikeras menginginkan negara-negara produsen minyak harus bersama-sama memangkas output guna menyusutkan limpahan surplus minyak dunia.

Pelaku pasar pun menanggapi tercapainya kesepakatan OPEC. "Ini adalah kesepakatan OPEC pertama dalam delapan tahun! Kartel ini membuktikan bahwa mereka masih berpengaruh, bahkan di era (minyak) shale! Ini adalah akhir dari 'perang produksi' dan OPEC mengklaim kemenangan," ujar Phil Flynn, analis senior bidang energi di Price Futures Group, seperti dilansir oleh Reuters. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login