IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , » Rusia Tidak Berencana Turunkan Produksi Minyak

Rusia Tidak Berencana Turunkan Produksi Minyak

Written By Indopetro portal on Friday, 23 September 2016 | 12:15

indoPetroNews- Menteri Energi Rusia Alexander Novak menyatakan tidak akan ada pemotongan produksi minyak. Hal ini sangat berbeda dengan informasi yang dikeluarkan oleh wakilnya.

Kamis (22/9) Novak mengatakan para delegasi konferensi energi internasional yang dijadwalkan pekan ini akan mempertimbangkan untuk mempertahakan produksi minyak secara bertahap untuk 3 hingga 6 bulan kedepan. Sejauh ini, Novak menegaskan bahwa tidak ada rencana untuk mengurangi produksi walaupun beliau dan Menteri Perminyakan Saudi Khalid al-Falih, pada pertemuan G-20 lalu, setuju untuk berkolaborasi untuk menghentikan turunnya harga minyak secara drastis yang terjadi sejak 2014.

“Pilihan ini (mengurangi produksi), berdasarkan informasi yang didapat dari beberapa diskusi dengan menteri-menteri dan negara-negara lainnya, tidak akan dipertimbangkan,” kata Novak seperti dilansir oleh Tass, media asal Rusia.

Pernyataan Novak ini dikeluarkan setelah Deputi Menteri Energi Kirill Molodtsov sebelumnya mengatakan bahwa Rusia kemungkinan dapat menurunkan produksi hingga 5 persen jika berdasarkan pada hasil diskusi dengan para produsen dalam negeri. Namun setelah itu Molodtsov berusaha untuk mengklarifikasi bahwa belum ada pernyataan resmi untuk mengganti peraturan mengenai pernyataanya sebelumnya.

Produksi minyak Rusia mencapai rekor tertingginya Selasa lalu, sekitar 11,75 juta barel per hari (bph), dan rata-rata sekitar 10,71 juta bph di bulan Agustus. Molodtsov menganggap output nasional 11,1 juta bph adalah “level yang realistis”.

Tidak seperti Novak, Molodtsov memilih untuk tidak mengomentari diskusi tentang potensi rencana Rusia terhadap Algeria, yang diselenggarakan setelah inisiatif yang sama di Doha pada April lalu gagal dikarenakan penolakan Iran untuk membatasi suplai.

Meningkatnya produksi minyak Rusia membantu pertumbuhan suplai global dan sebagai gantinya, juga menjadi faktor tetap rendahnya harga minyak. Jika kelimpahan minyak ini berlanjut, negara anggota Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) akan mengadakan diskusi mengenai konferensi Algeria. (Gadih/oilprice)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login