IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , » Statoil Berhasil Sedot Total 5 Miliar Barel dari Lapangan Statfjord

Statoil Berhasil Sedot Total 5 Miliar Barel dari Lapangan Statfjord

Written By Indopetro portal on Wednesday, 21 September 2016 | 11:30

indoPetroNews- Perusahaan milik negara asal Norwegia, Statoil, berhasil memproduksi 5 miliar barel minyak dari lapangan North Sea Statfjord yang sudah mulai diproduksi sejak 1979. Dalam mengopersikan lapangan tersebut, Statoil bekerja sama dengan Exxon dan British Centrica.

“Sejak permulaannya, pengembangan Statfjord telah menghasilkan US$181,1 miliar (1,5 triliun kroner),” kata Executive Vice President Development and Production Statoil Norwegia, Ame Sigve Nylund saat acara resmi perusahaan pekan lalu. Dalam eksploitasinya selama beberapa dekade, lapangan tersebut memberi 67 persen dari cadangan hidrokarbon, rekor yang tinggi jika dibandingkan dengan prediksi awal yang hanya 40 persen.

Statoil menyatakan bahwa produktivitas Statfjord belum berakhir dan pihak operatornya berencana masih akan memompa hingga 2025. Ini sangat mungkin karena didukung oleh kemajuan teknologi pemulihan cadangan hidrokarbon dan smart software solution.

Solusi ini memudahkan Statoil dan partnernya untuk memotong anggaran pemboran sebesar 50 persen – prestasi yang signifikan dalam kondisi lemahnya harga minyak. Saat ini terdapat 451 sumur yang masih berproduksi dengan 70 tambahan yang rencananya akan dibor.

Statoil mengakui dibutuhkan usaha lebih dalam merancang inovasi untuk mendorong kompetitif perusahaan dan terus mempertahankan operasional yang menguntungkan walaupun di saat harga minyak masih rendah. Baru-baru ini, perusahaan mengumukan pengurangan biaya produksi dari temuan terbarunya, lapangan Johan Sverdrup di North Sea, menjadi US$25 per barel. Pada saat yang sama, estimasi peningkatan produksi awal berada di antara 315.000-380.000 barrel per day (bpd) dan untuk fase pertama pengembangannya diestimasi mencapai 440.000 bpd, mulai 2019 nanti.

Statoil pun kini sedang mengawasi cadangan yang belum dimanfaatkan di Arctic. Minggu lalu pihak Statoil menyatakan telah siap mengeluarkan sekitar US$70 triliun di eksplorasi Arctic. Ini semua tidak dapat terjadi tanpa bantuan dari Pemerintah Norwegia. (Gadih/oilprice)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login