IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Anggaran BPMA Tidak Lebih dari Rp 70 Milyar

Anggaran BPMA Tidak Lebih dari Rp 70 Milyar

Written By Indopetro portal on Monday, 10 October 2016 | 12:39

indoPetroNews-Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) yang dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2015 masih di-support oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). Apa saja bentuk support-nya?

“SKK Migas masih membantu semua kegiatan karena BPMA masih baru dan belum ada stafnya. Terutama, yang paling intens, development Blok A oleh Medco, yang sedang melakukan pembangunan fasilitas produksi, yang rencana produksinya pada 2018,” kata Kepala BPMA, Marzuki Daham kepada indoPetroNews.com Jumat (7/10/2016) di Tangerang, Banten.

Menurut Marzuki, anggaran BPMA untuk tahun 2017 sudah diajukan ke pemerintah. “Umumnya anggaran remunerasi, training-training dan lain sebagainya. Anggarannya tidak banyak, tidak sampai Rp 70 milyar untuk 2017,” paparnya..

Anggaran tersebut diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). “Prosesnya diajukan oleh Kepala BPMA, disetujui oleh gubernur, kemudian disetujui oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan baru diajukan ke Kementerian Keuangan,” paparnya.

Dia juga mengakui bahwa BPMA tidak memiliki anggaran untuk 2016. “Untuk 2016 tidak ada anggarannya. Makanya dibantu oleh SKK Migas, misalnya untuk sosialisasi ke Aceh,” tandas Marzuki, sembari mengimbuhkan bahwa tugas utama BPMA tidak berbeda jauh dengan fungsi SKK Migas. “Fungsinya sebanyak 80% seperti SKK Migas dan seperti fungsi Direktur Jenderal (Dirjen) Minyak dan Gas Bumi (migas) dalam urusan wilayah kerja (WK) baru,” terangnya. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login