IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , , » Iran Capai Produksi Minyak 4 Juta Bph Dalam Kurun 9 Bulan

Iran Capai Produksi Minyak 4 Juta Bph Dalam Kurun 9 Bulan

Written By Indopetro portal on Tuesday, 4 October 2016 | 12:46

indoPetroNews- Iran telah resmi mencapai 4 juta barel per hari (bph) atas produksi minyak kurang dari 3 kuarter setelah kembali masuk pasar minyak global. Hal ini disampaikan oleh Direktur Pelaksana National Iranian Oil Company (NIOC) Ali Kardor.

Media IRNA menyebutkan pernyataan Kardor ini dikeluarkan sekaligus ditujukan kepada pihak Kementerian Perminyakan Iran. Dia mengatakan bahwa Iran telah mempertahankan 14% kuota produksinya sebagai bagian dari Organization of Petroleum Exporting Countries (OPEC). Bahkan direncanakan akan ada peningkatan output.

“Kapasitas produksi minyak kita harus mencapai 5,2 atau 5,7 juta bph”, kata Kardor.

Beberapa bulan ini pun Tehran bersikeras bahwa Iran akan siap untuk pembekuan produksi OPEC ketika sudah mencapai output 4 juta bph. Iran telah memompa 3,7 juta bph di Agustus dan 3,8 juta bph di September.

“Iran akan bekerja sama dengan OPEC untuk membantu pemulihan pasar minyak, akan tetapi hak mereka untuk mendapatkan kembali saham mereka di pasar juga harus dihormati,” kata Menteri Minyak Bijan Zanganeh pada Agustus lalu.

Pertemuan informal OPEC pecan lalu di Aljazair menghasilkan secara umum garis besar atas kesepakatan pembekuan (freeze) produksi, walaupun batas produksi masing-masing negara anggota belum ditentukan dengan pasti besarnya.

Dilaporkan oleh CNBC pada Senin (3/10/16) bahwa Presiden Hassan Rouhani telah mengontak rekannya dari Venezuela Nicolas Maduro dan menyampaikan bahwa sangat penting untuk semua negara produsen minyak – baik yang merupakan anggota OPEC atau bukan – untuk berkontribusi menstabilkan pasar internasional.

Harga minyak dunia naik satu persen ketika berita tentang percakapan di telepon antara dua pemimpin ini keluar.

“Sebenarnya percakapan ini adalah hal biasa, namun berita mengenai Iran meminta Venezuela untuk ikut memotong produksi tetap saja menarik perhatian karena ada banyak pihak yang percaya kesepakatan ini akan berhasil,” kata Phil Flynn, dari Price Future Group. (Gadih)

Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login