IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , , » Pertamina Jalin Kerjasama Baik dengan SKK Migas

Pertamina Jalin Kerjasama Baik dengan SKK Migas

Written By Indopetro portal on Thursday, 13 October 2016 | 13:48

indoPetroNews- Menjalin dan membangun kerjasama dengan pihak lain menjadi kunci keberhasilan Pertamina Hulu Energi (PHE) West Madura Offshore (WMO) meresmikan instalasi anjungan lepas pantai PHE-24. PHE-24 ini merupakan bagian dari lapangan terintegrasi tahap pertama (Proyek EPCI-1) di wilayah kerja PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO).

“Ini menjadi contoh dan menunjukkan bahwa bila kita bersinergi dengan semua pihak maka tidak ada masalah yang tidak dapat dipecahkan,” kata Direktur Utama (Dirut) Pertamina Dwi Soetjipto kepada wartawan Rabu (12/10/2016) di anjungan lepas pantai PHE-24 (terletak sebelah Barat Daya Pulau Madura, Jawa Timur).

Kesulitan-kesulitan yang dihadapi akan menjadi tantangan. Fluktuasinya harga minyak mentah di pasar dunia akan memunculkan standar-standar baru. “Harga minyak di atas US$100 per barel sudah usai. Kita menghadapi standard baru,” katanya.

Dia mengemukakan pada awal 2015 dan awal 2016, pada saat harga minyak turun hingga titik nadir, Pertamina melakukan efisiensi sebesar 30% untuk upstream. Bagian-bagian yang cost-nya tinggi dipangkas. Pertamina Hulu Energi (PHE) West Madura Offshore (WMO) pun juga terkena dampak efisiensi. Namun situasi tersebut tidak membuat Pertamina tidak bergerak.

Saat ini Pertamina mampu meresmikan instalasi anjungan lepas pantai PHE-24. “Kita juga menjalin kerjasama yang baik dengan SKK Migas. Key Performance Indicators (KPI) Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menjadi salah satu apa yang juga kita laksanakan karena menjadi KPI-nya sebuah korporasi,” lanjut Dwi Soetjipto.

Dwi Soetjipto menegaskan pihanya meyakini Pertamina bukan hanya sebuah korporasi tetapi juga menjadi tangannya negara untuk mengelola energi. “Ini sudah klop dan bagus. Selain itu hal ini juga menjadi contoh dan menunjukkan bahwa bila kita bersinergi dengan semua pihak maka tidak ada masalah yang tidak dapat dipecahkan,” katanya.

Kesulitan-kesulitan yang dihadapi akan menjadi tantangan. Fluktuasinya harga minyak mentah di pasar dunia akan memunculkan standar-standar baru. “Harga minyak di atas 100 USD per barel sudah usai. Kita menghadapi standard baru,” katanya. (Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login