IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » SKK Migas Sedang Lakukan Proses Digitalisasi Arsip Hulu Migas

SKK Migas Sedang Lakukan Proses Digitalisasi Arsip Hulu Migas

Written By Indopetro portal on Monday, 10 October 2016 | 09:27

indoPetroNews- Arsip menjadi salah satu faktor penting dalam industri hulu minyak dan gas bumi (migas). Tanpa arsip, data produksi dan sisa cadangan tidak akan diketahui secara pasti keakuratannya. Apa manfaat dan fungsinya?

“Ada dua hal. Yang pertama, arsip untuk hulu migas sangat penting. Karena arsip itu termasuk untuk mencatat data-data dan informasi mengenai subsurface. Subsurface-nya dulu seperti apa. Kemudian dari data produksi akan menunjukkan dari cadangan subsurface tadi sudah diambil berapa, sisanya berapa,” kata Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Amien Sunaryadi kepada indoPetroNews.com Jumat (7/10/2016) di Tangerang, Banten.

Selain itu, fasilitas produksi di permukaan tanah dibuatnya seperti apa. “Tidak cuma harga tetapi juga desain-desainnya seperti apa. Dengan berjalannya waktu makin absolute, mungkin juga ada yang karatan dan lain semacamnya. Catatan itu pasti penting,” kata Amien.

Setelah data-data diarsipkan, lanjut Amien, kemudian akan dijadikan bahan kajian lanjutan. “Terutama untuk lapangan-lapangan yang sudah lama. Contoh konkritnya itu adalah lapangan Pertamina , ini sering untuk menghitung cadangannya berapa itu tidak akurat. Karena data-data yang lama enggak ada,” papar Amien.

Kalau data yang lama ada, imbuh Amien, bisa dihitung betul. “Dari seismik pengeboran jumlah cadangannya berapa. Atau data yang sudah diambil atau diproduksi berapa dan sisanya berapa? Ini sangat penting. Kalau sisanya masih banyak kita akan berjuang keras untuk mengambilnya. Kalau sisanya masih tinggal sedikit ya ditinggal saja,” tandasnya. Selain itu data fasilitas produksi juga penting untuk bisa merencanakan masa penggatian atau belum.

Dia juga mengemukakan soal rencana digitalisasi arsip yang sedang dalam proses. “Pada tahun 2006 scanning nya sudah bisa dibilang selesai. OCR (Optical Character Recognition) dan metadatanya sedang proses . diharapkan pada November 2016 selesai untuk target 2016. Masih diperlukan lagi pada 2017, 2018 dan 2019. Rencananya 4 tahun,” papar Amien.

Sebagai catatan, OCR adalah aplikasi yang berfungsi untuk men-scan gambar pada image dan dijadikan text, dan aplikasi ini juga bisa menjadi support /aplikasi tambahan untuk scanner. Dengan adanya OCR, Image yang bertulisan tangan, tulisan mesin ketik atau computer text, dapat dimanipulasi.

Metadata adalah informasi terstruktur yang mendeskripsikan, menjelaskan, menemukan, atau setidaknya menjadikan suatu informasi mudah untuk ditemukan kembali, digunakan, atau dikelola. Metadata sering disebut sebagai data tentang data atau informasi tentang informasi.(Sofyan)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login